Beras untuk Lebaran
Drama
Hujan turun perlahan di atas atap rumah reyot itu, menambah suasana dingin yang menyelimuti tubuh kecil Rahman. Bocah sepuluh tahun itu duduk bersimpuh di atas tikar lusuh, menatap ibunya yang terbaring lemah di sudut kamar. Wajah perempuan itu pucat, tubuhnya tinggal tulang dibalut kulit, dan napasnya tersengal.
"Ibu, sebentar lagi Lebaran..." suara Rahman lirih, penuh harap. "Aku mau beli baju baru buat Ibu, juga kue-kue untuk kita makan..."
Ibunya tersenyum samar, tangannya yang kurus terangkat, membelai...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Aisha
Siti Ulumiah
Novel
Jangan Jatuh Terlalu Dalam
kingsleigh
Flash
Rombongan Teater "Dramatika"
Adinda Amalia
Flash
Sulis dan Kenangan tentang Bunda
Nuel Lubis
Cerpen
Beras untuk Lebaran
AndikaP
Novel
ICE CREAM MEMORIES
Diah Puspita
Novel
Bising
Rinov
Skrip Film
Buku Tanpa Aksara
Herman Siem
Novel
Tarian Pelangi
Enang Rokajat Asura
Novel
Tiga Cinta
silvi budiyanti
Novel
Spotlight
Mizan Publishing
Novel
End to Start
Flaminstalized
Novel
Di Belahan Hati Yang Lain
Vitri Dwi Mantik
Skrip Film
My Cinderella Is Late
Herman Siem
Skrip Film
24/7
Kata Aksara
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Beras untuk Lebaran
AndikaP
Cerpen
Bronze
Hujan di Malam Akhir Tahun
AndikaP
Cerpen
Bronze
Kapur yang Terhapus
AndikaP
Novel
Bronze
Jejak Mimpi Mulyadi
AndikaP
Flash
Bronze
Jam Tangan
AndikaP
Flash
Bronze
Kolak Labu
AndikaP
Cerpen
Bronze
Merah Putih di Setiarejo
AndikaP
Cerpen
Bronze
Mukenah untuk Ibu
AndikaP
Novel
Bronze
Andini
AndikaP
Novel
Bronze
Lumora
AndikaP
Flash
Bronze
Terlilit Janji, Terselip Luka
AndikaP
Novel
Bronze
Surya
AndikaP
Flash
Bronze
Kursi Emas
AndikaP
Cerpen
Bronze
Tahun Berlalu
AndikaP
Cerpen
Bronze
Kemeja Ayah
AndikaP