Wawan Bando
Drama
"Wan, kalau sudah kering lantainya, karpetnya langsung digelar aja, ya," pinta Husein. Pria yang dimintai tolong itu pun langsung menginjak-injakkan kaki di lantai. Setelah merasa lantainya kering, ia langsung mengambil karpet masjid dan menggelarnya.
"Kalau sudah, kamu wudu, ya. Ikutan salat Jumat bareng Pak Ustaz," ucap Husein lagi.
"Hihihi." Pria dengan bando merah muda itu menurut, dan sekejap kemudian sudah kembali dengan wajah, tangan, dan kaki yang basah.
"Wan, sekarang kita mau salat jumat. Kamu pakai peci, ya?" Galih, seorang ustaz yang ak...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Mahar Untuk Deevika
Imajinasiku
Cerpen
Wawan Bando
aksara_g.rain
Novel
SEGITIGA
Youvita Ruby
Novel
Keping Hati
RiniKa
Cerpen
Semoga Hidup Kita Terus Begini-begini Saja
Ari S. Effendy
Novel
Writing is My First Love
d Curly Author
Novel
Duri
Windy Effendy
Cerpen
Waris
De Lilah
Novel
Ilusi Belaka
AyundaFransisOctavia
Novel
Surat Talak
Pramudya Utari
Novel
Kalut
Abe Ruhsam
Komik
Cabe Super
Kocheng oren 12
Skrip Film
Role Play (Script)
Desinta Laras
Novel
PRESISI
i_naaff
Novel
Misi Cinta Paling Sulit Sedunia
Muhammad Haikal
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Wawan Bando
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
MONAS
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Salah Siapa?
aksara_g.rain
Flash
Bronze
Gara-Gara Status
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Balkon Lantai 4
aksara_g.rain
Novel
Bronze
Terra
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Badut
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Jas Hujan Biru
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Pertama dan Terakhir
aksara_g.rain
Novel
Bronze
Bonnie
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Mangga
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Diammu Bukan Emas
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Cinta Sepanjang Durasi
aksara_g.rain
Novel
Black Rose
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Dia Memilih Menyerah
aksara_g.rain