Mangga
Drama
"Assalamualaikum." Ucapan salam bersamaan dengan derit pintu yang terbuka sontak membuatku langsung berhambur keluar dari kamar.
"Waalaikumsalam, Bapak!" Aku dengan riang menyambut kedatangan pria paruh baya dengan wajah lelah dan berkeringat. Di tangannya kantung plastik hitam yang tampak berat menyita perhatianku.
Senyumku mengembang, segera aku meraih plastik hitam itu dari tangannya, menaruhnya di lantai beralaskan tikar usang yang sudah bolong di mana-mana.
"Bapak dapat banyak mangga hari ini, ya?" ucapku antusias, melihat di dalamnya ada mangga yang cukup banyak.
"Iya, semoga saja bagus-bagus semua. Kalau banyak belatungnya, jangan maksain dikupas. Is...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
BELAJAR IKHLAS
Rahmayanti
Cerpen
Mangga
aksara_g.rain
Novel
Filosofi Keluarga
Niken Ayu Winarsih
Novel
Remember The Day That I Had You As Mine?
Ayu Andini Sekarmelati
Komik
IKEMEN.PROJECT
ikemen_project
Skrip Film
Lurah Duaratus juta
Rana Kurniawan
Flash
Cottage Florist
winda nurdiana
Flash
Permintaan Terakhir Untuk Adik Tercinta
Rere Valencia
Cerpen
Lyan
Afina Munzalina F
Novel
Upacara Membakar Bayangan
Mi Gosong
Skrip Film
DISTOPIA
Azizah Sulis Tyaningrum
Flash
Penggali Kubur
Writer In Box
Flash
K A B A R...
AlifatulM
Novel
MALEO
Gusmandora
Komik
Iridescent
sweet potato
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Mangga
aksara_g.rain
Novel
Yang Terkenang
aksara_g.rain
Flash
Bronze
Gara-Gara Status
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Jas Hujan Biru
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Balkon Lantai 4
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
MONAS
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Badut
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Diammu Bukan Emas
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Wawan Bando
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Salah Siapa?
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Cinta Sepanjang Durasi
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Janji Kelinci
aksara_g.rain
Novel
Bronze
Terra
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Rindu Suara Azan
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Pertama dan Terakhir
aksara_g.rain