September di Kota Kembang
Sejarah
~Suatu malam di sebuah kedai es krim Jalan Braga, Bandung~
~September 1965~
"Kang Wiraaaa! Akhirna teh, aya nu nampung tulisan-tulisan Neng!" seru seorang gadis geulis yang bercita-cita menjadi penulis bernama Atin kepada kekasihnya, Wira.
"Nu bener Neng Atin?"
"Sumuhun, Kang!" Neng Atin menganggukan kepala.
"Alhamdulillah hirobil alamin!" Kang mengusap wajah kasepnya, "Engke Neng pasihkeun ka rerencangan saangkatan Akang di ATEKAD (Akademi Teknik Angkatan Darat)!"
"Nu...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
September di Kota Kembang
Silvarani
Novel
Jejak sang Petarung: Warisan Macan Hitam
yooajh
Novel
Jurnal Perjalanan Siswa
Alif Rizaldy Azra
Novel
I Bet You Love Me
ND
Novel
Andai Aku Hidup Sekali Lagi
Mizan Publishing
Novel
WAR GAME
Hermawan
Cerpen
LARUNG SESAJI
Kagura Lian
Novel
Kos Mukasyafah, Tempat Penantian yang Hangus
Arief Rahmanto
Novel
Our Life Marriage
nurriyah zahed
Cerpen
Lelaki di Bawah Pohon Beringin
Muhammad Rizqi Fachrizal
Novel
Cinta yang tak tau arah
sari budianingrum
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Keempat: Fajar di Batavia
Kingdenie
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Novel
Fields of Blood
Mizan Publishing
Novel
Aksara Lara Niraksara
Tarisa Adistia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
September di Kota Kembang
Silvarani
Flash
Bronze
Elixir Kiss
Silvarani
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Flash
Bronze
Surya Menyapa Bulan Hanya Lewat Gerhana
Silvarani
Flash
Bronze
Kuda Troya 2029
Silvarani
Novel
Sebeloem Monas Dibangoen
Silvarani
Flash
Bronze
Menggenggam Matahari
Silvarani
Flash
Bronze
Kala Sains Sebatas Pratikum Politik
Silvarani
Flash
Bronze
Laki-Laki yang Pernah Melihat Air Mataku
Silvarani
Cerpen
Bronze
Dua Manusia Terakhir
Silvarani
Flash
Bronze
Sentrifugal dan Sentripetal Keimanan
Silvarani
Flash
Bronze
Ibu, Aku Ingin Ada Nama Ayah di Binti Akta Kelahiranku!
Silvarani
Flash
Bronze
Dewi Langit dan Dewa Laut
Silvarani
Flash
Bronze
Ada Apa dengan Hari Akhir?
Silvarani
Flash
Bronze
Politikus adalah Pemain Golf Jenius
Silvarani