Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Di Batavia tahun 1908, musuh kemerdekaan tidak datang dengan senjata, melainkan dengan emas dan senyuman. Dirgantara, seorang agen dari masa depan, tiba dengan misi untuk menghadapi ancaman tersembunyi ini. Tugasnya adalah menyusup ke jantung pergerakan nasional di sekolah kedokteran STOVIA untuk melindungi organisasi Budi Utomo yang baru lahir dari sabotase pihak kolonial.
Lawannya adalah Silas, seorang pejabat Belanda yang licik dengan rencana yang genius: bukan menghancurkan pergerakan itu, tetapi membajaknya dari dalam. Dengan mendanai dan mengarahkannya menjadi sekadar organisasi budaya yang apolitis, ia akan memastikan semangat kemerdekaan sejati mati sebelum sempat berkobar.
Dalam perang intelijen yang senyap, Dirgantara harus membentuk aliansi rahasia dengan jurnalis pemberani Tirto Adhi Soerjo dan penulis perempuan misterius bernama Sariyah. Melalui tulisan-tulisan tajam di surat kabar
Medan Prijaji, mereka harus melawan propaganda musuh dalam sebuah perang kata dan ide. Pertarungan untuk merebut jiwa Budi Utomo dan masa depan Indonesia telah dimulai.
Satu gerakan yang salah, dan kemerdekaan akan menjadi kata tanpa makna.
Lawannya adalah Silas, seorang pejabat Belanda yang licik dengan rencana yang genius: bukan menghancurkan pergerakan itu, tetapi membajaknya dari dalam. Dengan mendanai dan mengarahkannya menjadi sekadar organisasi budaya yang apolitis, ia akan memastikan semangat kemerdekaan sejati mati sebelum sempat berkobar.
Dalam perang intelijen yang senyap, Dirgantara harus membentuk aliansi rahasia dengan jurnalis pemberani Tirto Adhi Soerjo dan penulis perempuan misterius bernama Sariyah. Melalui tulisan-tulisan tajam di surat kabar
Medan Prijaji, mereka harus melawan propaganda musuh dalam sebuah perang kata dan ide. Pertarungan untuk merebut jiwa Budi Utomo dan masa depan Indonesia telah dimulai.
Satu gerakan yang salah, dan kemerdekaan akan menjadi kata tanpa makna.
Tokoh Utama
Dirgantara Pramudya
Sariyah
Daeng Ratu
#1
Maklumat
#2
Selamat Datang di Abad Mesin Uap
#3
Jantung Pergerakan di STOVIA
#4
Bisikan di Ruang Kuliah
#5
Tangan Tak Terlihat
#6
Suara Sang Pencerah
#7
Ujian di Atas Kertas Tinta
#8
Aliansi Tinta dan Rahasia
#9
Wajah Musuh yang Baru
#10
Sangkar Emas Budi Utomo
#11
Malam Sebelum Kongres
#12
Pertarungan di Atas Panggung Fajar
#13
Air Mata Kebanggaan
#14
Gema Tiga Zaman
#15
Serangan Balik Sang Penenun Jaring
#16
Kelahiran Kembali dari Abu
#17
Gema Beracun
#18
Gertakan Sang Jurnalis
#19
Arus yang Berbalik
#20
Hati yang Mulai Terpaut
#21
Pertarungan Visi di Jantung Pergerakan
#22
Duel Dua Zaman Modern
#23
Kemenangan Pahit dan Janji di Senja Hari
#24
Belati di Gang Gelap
#25
Benteng Kertas yang Terbakar
#26
Sebuah Villa di Buitenzorg
#27
Gema dari Pengasingan
#28
Burung di Tengah Badai
#29
Api Terakhir di Jantung Kegelapan
#30
Api Revolusi
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
3.5k
Tentang Penulis
Kingdenie
Hai, aku Kingdenie. Shit! gua nggak biasa pake 'aku'.
Katanya, setiap orang punya cerita. Cerita gua ditulis di atas bekas luka, di antara deru knalpot, dan di dalam keheningan malam-malam panjang saat lo sadar lo sendirian. Gua belajar kalau musuh paling bahaya itu bukan yang berdiri di depan lo sambil bawa pisau, tapi yang dulu berdiri di samping lo sambil menepuk pundak lo. Di sini, gua cuma cari satu hal: kejujuran. Dalam cerita, dalam karakter, dan mungkin... dalam diri gua sendiri. Kalau lo juga sama, kita mungkin sejalan.
Selamat tersesat di imajinasi gua. Pilih sendiri cerita yang lo suka, lo mau cinta, tawa atau teriak?
Katanya, setiap orang punya cerita. Cerita gua ditulis di atas bekas luka, di antara deru knalpot, dan di dalam keheningan malam-malam panjang saat lo sadar lo sendirian. Gua belajar kalau musuh paling bahaya itu bukan yang berdiri di depan lo sambil bawa pisau, tapi yang dulu berdiri di samping lo sambil menepuk pundak lo. Di sini, gua cuma cari satu hal: kejujuran. Dalam cerita, dalam karakter, dan mungkin... dalam diri gua sendiri. Kalau lo juga sama, kita mungkin sejalan.
Selamat tersesat di imajinasi gua. Pilih sendiri cerita yang lo suka, lo mau cinta, tawa atau teriak?
Bergabung sejak 2020-06-15
Telah diikuti oleh 838 pengguna
Sudah memublikasikan 16 karya
Menulis lebih dari 518,182 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Bartleby Sang Juru Tulis Sebuah Kisah Wall Street
Ahmad Muhaimin
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Keempat: Fajar di Batavia
Kingdenie
Novel
Cinta Indonesia Setengah
Bentang Pustaka
Cerpen
Esarhaddon, Raja Asyria; Leo Tolstoy
Ahmad Muhaimin
Novel
Perempuan dalam Kenangan
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Akal Perendah
Temu Sunyi
Novel
Petrichor dan Lelaki yang Mati Berkali-kali
Utep Sutiana
Novel
Selling Yourself
Mizan Publishing
Novel
Persinggahan Terakhir
Vitri Dwi Mantik
Novel
Mencari Buah Simalakama
Bentang Pustaka
Novel
From Zero to Zero
Noura Publishing
Cerpen
Cerita Pagi Secangkir Kopi Batavia
Silvarani
Novel
Terminal Lama
Topan We
Skrip Film
L"exile de 65 a̓ Paris
Malik Ibnu Zaman
Novel
Garis Waktu yang Terulang
Dimas Adiputra
Rekomendasi
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Keempat: Fajar di Batavia
Kingdenie
Novel
Pocong Berjaket Kuning
Kingdenie
Novel
Elang Angkasa: Perang Tahta
Kingdenie
Novel
JATUH HATI TANPA JEDA
Kingdenie
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Ketiga: Benteng Terakhir
Kingdenie
Cerpen
Pocong di Zoom Meeting
Kingdenie
Novel
Gundik Sang Meneer
Kingdenie
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Kelima: Jantung Revolusi
Kingdenie
Cerpen
Jasa Ojek Hantu
Kingdenie
Novel
Jangkitan: Wabah Zombie di Bogor
Kingdenie
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Kesatu: Sumpah Sang Gajah Mada
Kingdenie
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Kedua: Gema Sriwijaya
Kingdenie
Novel
Elang Angkasa: The Beginning
Kingdenie
Cerpen
Ketika Namanya Bukan Namaku
Kingdenie
Cerpen
Bucin Tanpa Nama
Kingdenie