Disukai
0
Dilihat
2,058
Lensa yang Retak
Drama

Jam dinding itu terus memperhatikanku di tengah kesunyian malam. Aku berusaha menatapnya balik secara cuma-cuma, mempertegas diriku bahwa semuanya akan baik-baik saja. Waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari. Namun nihil, mataku masih belum juga terpejam.

Sudah enam bulan terakhir ini aku akrab dengan insomnia. Burnout karena pekerjaan benar-benar menyita waras yang kupunya. Orang-orang mengenalku sebagai fotografer yang handal, si paling bisa menangkap momen bahagia lewat lensa kamera. Akibatnya, rentetan proyek dari kli...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)