Disukai
0
Dilihat
6
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
Horor
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Kutunggu Kau di Perempatan Itu

Aku selalu di sini, menunggunya. Dia berjanji akan menemuiku setelah memberi makan ayam-ayamnya. Seperti hari biasanya dia menghampiriku, dengan bau badan khas. Bau pakan ayam dan bau keringatnya yang membuat kami duduk berjauhan karena bau. Dia temanku sejak kecil. Ayahnya memiliki peternakan ayam. Tetapi jika senggang, dia yang mengurus ayam-ayam itu.

Sejak kecil kami selalu main bersama. Sepulang sekolah, kami merencanakan permainan bersama anak-anak lain. Petak umpet, go...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)