Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
Slice of Life
Sahabat? Dulu aku punya beberapa. Setidaknya, aku menyebut mereka teman dekat. Namun, mereka menyebutku sahabat.
Aku adalah pribadi yang lebih suka menyendiri, tetapi bukan berarti ingin benar-benar sendiri. Sebelum mengenal mereka, aku lebih sering “disendirikan”. Ya, mungkin itu kata yang paling tepat.
Lalu seseorang datang membawa keceriaan, harapan, dan tanpa ragu menepis sisi dinginku. Ia selalu mengajakku bermain sepulang sekolah. Hari-hariku yang kosong dipenuhi berbagai permainan sederhana khas anak-anak pada masa itu. Sore hari kami pulang membawa aroma matahari di pakaian sebagai oleh-oleh untuk rumah.
Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama. K...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
SEBENING RINDU
hadi wiyono
Cerpen
Semesta Cinta Sheila
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Wajah yang Berbeda di Setiap Cermin
Nursan
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Puasa
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
SHIRO
Dian Y.
Cerpen
kotak hiburan
Pipo Vernandes
Cerpen
Tiba Tiba Jodoh
Rizkia Khoirul Anwar
Cerpen
Kalung Ini Ruby Pinjam
Rizky Siregar
Cerpen
Topeng Keindahan
Cicilia Oday
Cerpen
Mendadak Jadi Pelajar Sekolah Dasar
Nuel Lubis
Cerpen
Pelukan Ibu
Lely Saidah Al Aslamiyah
Cerpen
06 Sang Pengamat
Bima Kagumi
Cerpen
All about Dewi
Dewi Fortuna
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Ombak Senja yang Berlalu
dian wahyuni
Flash
Bronze
Si Tengil Kesayangan
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Rumah itu, Katanya Berhantu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Prank Kesurupan
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Penantian dari Dua Benua
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Tinta Hijauku di Rumah Biru Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Wali
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Flash
Bronze
Gadis Kabut
dian wahyuni
Novel
Bronze
Elemen
dian wahyuni