Kenangan Bulan September
Sejarah
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Seorang pemuda menatap indahnya langit. Langit nan biru. Sang surya yang
seolah tak pernah lelah menyinari bumi. Menjadikan suasana nampak begitu indah. Di depannya telah bermain beberapa anak. Mereka tertawa riang. Berlari kian kemari.
Air mata pemuda itu seketika menetes. Membasahi bumi Jakarta yang tengah dipijaknya. Telah datang waktunya. Waktu untuk mengenang masa lalu kelam di Bulan September. Bayang-bayang masa lalu kelam itu seakan tak ingin melepaskan diri darinya. Terkurung dalam penjara hatinya....
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Novel
Langit Merah Batavia
Leyla Imtichanah
Novel
ANDARU: TRAGEDI 1998
Arum faizatul umami
Novel
Perempuan Sehabis Gelombang
Panji Pratama
Novel
Saat cahaya menyentuh Es
hiskiana
Cerpen
Cerita Pagi Secangkir Kopi Batavia
Silvarani
Novel
Oma Hiroshima
Nurinwa Ki. S Hendrowinoto
Novel
Jrakkon
Aryan nanda syahputra
Novel
SANTRI DI BORNEO
Prasetya
Novel
VALLIS
reiisukmawijaya
Novel
The Red Margin
G Wira Negara
Novel
Manifesting
Langgeng Ikhtiar Pribadi
Novel
Mozaik Duka
AmertaSandyakala
Novel
Bayang Rumah Luka
Arzam Perdana Lubis
Novel
Si Penghutang Cinta dan Sang Pemilik Cinta
Moonitew
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian 2
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Yang Pergi untuk Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Menggapai Asa di Tengah Samudera
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Terlahir Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani