Kakek dan Bisma
Slice of Life
Sudah terlambat. Semuanya sudah terlambat. Wayang kulit Resi Bisma itu memang telah ditemukan di dalam gudang ketika Utari membantu sang ibu membersihkannya pagi tadi. Namun semua itu tetap tidak berguna. Wayang kulit kesayangan kakeknya itu ditemukan sehari setelah kakeknya pergi menghadap Tuhan.
Utari merasa bahwa jiwa kakeknya pasti tidak tenang disana. Karena ia tak memegang atau bahkan melihat wayang kesayangannya itu saat hendak menutup matanya untuk selama-lamanya. Utari sengaja tidak memberitahu ibunya bahwa ia telah menemukan wayang Resi Bisma itu. Seba...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Jam Pulang yang Selalu Sama
Aulia umi halafah
Cerpen
Lima Kelopak di Taman yang Layu Sebelum Mekar
Nuryanti
Cerpen
NURAGA
SIONE
Cerpen
Kumcer Paling Buruk
Imas Hanifah N.
Cerpen
Rindu Suara Azan
aksara_g.rain
Cerpen
INSOMNIA
Intan Andaru
Cerpen
Solitary
Ravistara
Cerpen
Hal Yang Lucu
Cassandra Reina
Cerpen
Orang-Orang Pojok
Aniq Munfiqoh
Cerpen
Serigala yang Terpisah dari Kawanan
awod
Cerpen
Pendusta Nggak Enakan
bismikaaaaa
Cerpen
Warkop Sebelah
Penulis N
Cerpen
Bakso Buat Mia
Anggri Saputra
Cerpen
Pelanggan Terbaik
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Terlahir Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Menggapai Asa di Tengah Samudera
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Tahtamu Menantimu
Anggrek Handayani