Jaket dengan Lubang Bekas Peluru
Drama
Jaket dengan Lubang Bekas Peluru
Cerpen Habel Rajavani
DULU dia tukang demo. Sekarang dia anggota parlemen. Dulu dia turun ke jalan mengkritik pemerintah dan terutama anggota parlemen yang hanya jadi tukang stempel pemerintah. Dia bersama kawan-kawan aktivitisnya berhasil menumbangkan pemerintah lama dan membubarkan parlemen yang berisi boneka rezim korup, dan mereka – anggota perlemen itu – sama saja korupnya.
Dia bergabung dengan sebuah partai politik yang dekat dengan rakyat kecil. Pada pemilu pertama ya...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Jaket dengan Lubang Bekas Peluru
Habel Rajavani
Novel
SAK MADYANE
Menata Arsip
Novel
Asminah Generasi Kartini
Iffah Sukmawati
Novel
Marwah Wanita
Siti Nashuha
Novel
(Bukan) Kisah Rama Shinta
Joey Wijayanti
Novel
Menunggu Bulan *Novel*
Herman Sim
Novel
Sepatu untuk Riyani
Vhira andriyani
Novel
Dua Puluh Mosaik Plus Satu
Dewanto Amin Sadono
Flash
Rou dan Pipin di Ujung Hari
Inggita Hardaningtyas
Novel
Melepas Bayangan
Nurul Fitria
Novel
My Husband's Lover
Mayang Nisa
Novel
Kali Kedua
Euis Lina HF
Flash
Surat Misterius
Diba Tesi Zalziyati
Novel
Bayang Cinta Di Balik Tirai
Gie
Cerpen
Okaeri, Yume!
Pamella Paramitha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Jaket dengan Lubang Bekas Peluru
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Taksi & Malam di Jakarta
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Cerita Cinta yang Tak Pernah Ingin Kuakhiri
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Sebilah Parang dan Tugas Terakhir Paman Ahdi
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Lebaran Kali Ini Papa Tak Ada di Rumah
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Lebih Pedih dari yang Pedih
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Bimbim (alias Ibrahim), Kamu Jangan Menangis!
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Cerita tentang Seorang yang Ingin Menjadi Juru Cerita
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Apa yang Tersimpan di Dinding Mercusuar Itu
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Dia Menggali Kubur Sambil Bernyanyi
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Mengarang Itu Tidak Gampang, Tuan
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Begitulah Kelakuan Kawan Kita Si Rohim
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Apakah Kampus Hanya Melahirkan Sarjana sebagai Sekrup Kapitalis?
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Pelacur yang Menangis Ketika Mendengar Azan di Mekkah
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Tentang Kawanku Bob Si Anak Pasar
Habel Rajavani