Ibuku
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Aku selalu selalu memilih duduk di bangku paling belakang. Ya, setidaknya aku merasa aman di sana. Di belakang, orang-orang tidak terlalu memperhatikan bagaimana rambutku yang keriting mengembang seperti sapu ijuk yang terkena hujan. Mereka juga tidak terlalu peduli pada kulitku yang gelap seperti tanah selepas diguyur sore. Setidaknya begitu yang kupikirkan.
Sungguh hari yang panas. Kipas angin di langit-langit hanya, mengaduk udara tanpa benar-benar mengusir gerah. Di depan kelas, Pak Tono sedang men...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Ibuku
Muhamad Irfan
Cerpen
RIN
Hesti Ary Windiastuti
Cerpen
Nenek Penyapa Jalan
zain zuha
Cerpen
Apa Makan Malammu
Godok
Cerpen
Selamat Hidup Kembali, Ra
Shanty Dewi Shanty
Cerpen
Aku Dan Ariadne
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Semesta Cinta Sheila
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Ujung Fajar
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Dikejar-kejar Polisi
Titin Widyawati
Cerpen
Buntu
Albadriyya_haw
Cerpen
JANJI YANG KOSONG
Shanty Dewi Shanty
Cerpen
Bukan Tentang Nominal
Alifa abda khlq
Cerpen
Sore Itu Di Depan Gang Kecil
hadi wiyono
Cerpen
Impian Sang Burung
Celica Yuzi
Cerpen
My Husband
Anisah Ani06
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ibuku
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tersisa di Gaza
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bunga yang Tak Pernah Ditaruh di Vas
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bayangan yang Tidak Pernah Pulang
Muhamad Irfan
Cerpen
Tak Layak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tidak ada Tempat untuk Kita Berteduh
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Satu Kursi yang Kosong
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jaket Merah yang Tak Pernah Dikembalikan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
24 Jam Yang Menghapusku
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bayangan di Meja Sebelah
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak yang Hilang di Lorong 4
Muhamad Irfan
Cerpen
BISU
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Nyaris
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tanpa Balasan
Muhamad Irfan