Bobong dan Negeri Cahaya
Misteri
Sudah sejak lima hari lalu ia meninggalkan rumahnya, merenung di sana sendirian, di sisi batu yang menjulang tinggi. Binar matanya menatap tepian perairan, menyibak lumut-lumut yang tumbuh subur, mengharap ada satu kuntum keajaiban yang dapat dibawanya pulang untuk diberikan kepada Ibunya. Ia melenguh panjang, mengerjab-ngerjabkan pandangannya yang sudah basah bertambah basah, airmatanya bercampur dengan keruhnya air, ingin sekali ia lompat, namun takdir masih melumpuhkan tangan dan kakinya. Yang ia bisa saat itu hanyalah pasrah.
Tidak sanggup ia bayangkan jika ibu yang menemaninya, pulang ke pelukan pemilik kehidupan. Ia...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bobong dan Negeri Cahaya
Titin Widyawati
Novel
Don't See Me
Valianti
Cerpen
Cara Mati Seorang Lelaki
tang rusata
Flash
Hanya mimpi
Mahmud
Cerpen
misteri di pumcak gunung
agus tardi rohenda
Cerpen
Secrets in the Old House
Rizky Yahya
Cerpen
Perempuan Setengah Gila
Sofa Nurul
Novel
Yakuza van Java S.2 : Case Files
A.M.E chan
Cerpen
Suara Seruling
Hekto Kopter
Cerpen
Ruang yang Bergeser
muhaibra
Cerpen
Teror
Christian Shonda Benyamin
Novel
Visum et Repertum
Tera
Flash
Pokoknya Ikuti Saja!
Nuel Lubis
Flash
Lantai Keramik
Sugiadi Azhar
Flash
Pelukis Berbakat
Afri Meldam
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bobong dan Negeri Cahaya
Titin Widyawati
Cerpen
Ditolak
Titin Widyawati
Cerpen
Rumah-ku
Titin Widyawati
Novel
Bronze
Dewa
Titin Widyawati
Cerpen
Maut di Kali Loning
Titin Widyawati
Novel
Bronze
Hari-Hari Berat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Sebatang Lidi
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Donat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pelangi Transparan
Titin Widyawati
Flash
Bronze
Musim Baru
Titin Widyawati
Cerpen
Kualat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Trauma
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Uang-uang yang Tercecer di Jalan
Titin Widyawati
Cerpen
Lampu
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pergi
Titin Widyawati