Novel
Genre → Drama Telah Selesai
The Carrot Can Fly
Oleh Yesno S
Mulai membaca
Gratis untuk dibaca
Blurb
Musik, mural, anak Jaksel, shelter anjing terlantar, kisah cinta yang membisul, dan kumpulan
remaja yang (pernah) mengalami kegagalan ada di sini.
Tokoh Utama
Karen
Dhaka
Saijah
Ronaldo
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Judul unik membuat hati kepincut untuk membaca naskah ini. Lantas bab pertama membuat dahi berkernyit. Apa ini shelter anjing. Sungguh di luar dugaan. Semakin dalam mengulas isinya banyak hal istimewa. Diksi, alur cerita, penokohan dan mural2 yang di sajikan. Memanjakan imajinasi pembaca. Saya sangat terhibur hingga bab terakhirnya. Terima kasih kepada penulis yang terlihat piawai mengolah ide menjadi cerita yang menarik.
Berasa diajak ngumpul bareng grup pergaulan yang berbeda. Bisanya cuma melompong, ndengerin doang, karena bingung mau nimbrungnya gimana. Tapi sangat menikmati!
Novel yang simple namun luar biasa.. recommended untuk dibaca 👍
Easy to read, stories full of surprises, rich diction, mural themes that have never been discussed by many writers, not ordinary teenage stories BUT lively. Apalagi, sih?
Ini kisah remaja yang berbeda dari kisah remaja pada umumnya. Dengan gaya bertutur sederhana dan ringan, tapi tetap terjaga diksi dan narasinya yang tidak bertele-tele. Tokoh Karen membawa kita menjelajahi dunia khas remaja yang ceria dan easy going. Dengan bumbu humor yang segar dan ringan, terasa sangat menghibur. Dialognya khas remaja, tidak ada konflik yang berat, tapi kita bisa menyelami karakter tokohnya dari gesture dan deskripsinya yang unik. Ada tokoh yang digambarkan memiliki kacamata dengan nama Burhan dan AT Mahmud. Bikin kita senyum geli. Salut buat penulisnya. Menghadirkan bacaan ringan dan menghibur, tapi tetap memuat pesan moral.
Setiap paragrafnya sarat narasi yang memancing imajinasi. Kisah cinta ABG yg diaduk sempurna dengan warna warni mural dan aneka lagu, membikin sesi membaca saya bak lagi nonton drama musikal broadway. Ditambah bumbu2 humor yang pas takaran. Acung jempol buat Wortel yang bisa terbang.
Ini catatan lengkap atas fenomena budaya yang populer era kekinian khususnya di kota besar. Dialog dan alur ngalir abis dari awal, bercerita kisah keseharian persahabatan tulus dan cinta unyu-unyu (tadinya saya kira 'cuma' tentang itu), diwarnai cat dan mural di sana sini, diiringi alunan musik dari AT Mahmud, The Beatles sampai K-Pop. Tiba-tiba... blar. Twistnya segede gunung.
Disukai
7.2k
Dibaca
63.2k
Tentang Penulis
Yesno S
Komunikasi di yesno.s.2008@gmail.com

Bergabung sejak 2020-07-22
Telah diikuti oleh 802 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 99,612 kata
Rekomendasi dari Drama
Rekomendasi