Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
"Saya memilih keliling nyemir sepatu. Sekolah bisa dilakukan lain waktu, tapi perut lapar tak bisa menunggu. Lagian di sekolah banyak yang menghina saya."
Pertemuan fotografer muda, Rimba Aryaseta, dengan bocah laki-laki itu telah mengubah cara pandang pemuda itu terhadap dunia. Meskipun ekonomi nasional tengah hancur lebur, tetapi bagi Rimba tak nampak perubahan buruk terjadi di hidupnya. Dunia tak pernah sekeras itu pada diri Rimba. Tetapi kepada bocah itu, dunia seperti tak memberi ampun. Tak cukup hanya susah cari makan, tetapi melengkapi kekejamannya dengan perundungan yang tiada akhir bagi si bocah.
Saat sekolah adalah tempat untuk meraih impian hidup lebih baik, bagi dia sekolah justru tempat tak aman untuk bernaung. Rimba ingin melakukan sesuatu untuk bocah itu dan keluarganya. Berharap dunia akan lebih ramah dan berpihak pada bocah itu.
Pertemuan fotografer muda, Rimba Aryaseta, dengan bocah laki-laki itu telah mengubah cara pandang pemuda itu terhadap dunia. Meskipun ekonomi nasional tengah hancur lebur, tetapi bagi Rimba tak nampak perubahan buruk terjadi di hidupnya. Dunia tak pernah sekeras itu pada diri Rimba. Tetapi kepada bocah itu, dunia seperti tak memberi ampun. Tak cukup hanya susah cari makan, tetapi melengkapi kekejamannya dengan perundungan yang tiada akhir bagi si bocah.
Saat sekolah adalah tempat untuk meraih impian hidup lebih baik, bagi dia sekolah justru tempat tak aman untuk bernaung. Rimba ingin melakukan sesuatu untuk bocah itu dan keluarganya. Berharap dunia akan lebih ramah dan berpihak pada bocah itu.
Tokoh Utama
Rimba Aryaseta
Jenderal Perkasa
Runa
Kukuh
#1
Nice to Meet You, Jenderal!
#2
Informasi A1
#3
Sebungkus Roti Mahal untuk Keluarga
#4
Dunia Baik-Baik Saja Tadi Pagi, Malamnya Berantakan Sekali
#5
Gani dan Benny
#6
Semua Susah, Semua Menderita
#7
Waktu Akan Menyembuhkan Segala Luka
#8
Dalam Perjuangan Pasti Ada Pengorbanan
#9
Perut Lapar Tak Bisa Menunggu
#10
Asap Hitam Membumbung Tinggi
#11
Ini Adalah Hari Terburuk
#12
Hitam Berjelaga
#13
So Long, Jenderal!
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
6
Dibaca
20
Tentang Penulis
Ariyanto
Pemenang Kompetisi Kwikku:
- Kisah Gaib Pesantren dalam novela "Tiga Dharma Mengejar Cahaya" (2024).
- Sepotong Kisah di Balik 98 dalam novela "Sepatu untuk Jenderal" (2023).
- Spill Your Stories dalam cerpen "Mukini & Mukidi" dan "Gretta Si Nenek Sihir".
- Kisah Gaib Pesantren dalam novela "Tiga Dharma Mengejar Cahaya" (2024).
- Sepotong Kisah di Balik 98 dalam novela "Sepatu untuk Jenderal" (2023).
- Spill Your Stories dalam cerpen "Mukini & Mukidi" dan "Gretta Si Nenek Sihir".
Bergabung sejak 2020-08-31
Telah diikuti oleh 611 pengguna
Sudah memublikasikan 9 karya
Menulis lebih dari 381,279 kata pada novel
Penghargaan Karya
Rekomendasi dari Drama
Novel
Sampai Jumpa Besok
Rafael Yanuar
Novel
Sepatu untuk Jenderal
Ariyanto
Novel
Dompet Merah Jambu
Hai ini Litterane
Novel
Pahit Lebih Manis
Yesno S
Novel
Aku, Buku & Rindu
An Purbalien
Novel
Sang Kelana
Fadhli Amir
Flash
Pepatah Bilang.....
AlifatulM
Novel
Felicity
agsa
Flash
Coretan Cinta
Sia Bernadette
Novel
Menantu untuk Mama
nuralitayu
Novel
HIDUP TANPA TUHAN
Tanilshah
Novel
Mendadak Jadi Nyonya Mafia
Dista rumanasari
Novel
Silent Love
Zaky Uzumo
Novel
Mau Minum Obat Seumur Hidup
Mizan Publishing
Novel
Kisah Ini Belum Usai
Ni Luh Putu Anggreni
Rekomendasi
Novel
Bronze
Sepatu untuk Jenderal
Ariyanto
Novel
TIGA DHARMA MENGEJAR CAHAYA
Ariyanto
Novel
Rahasia Rasri
Ariyanto
Cerpen
Bronze
Gretta Si Nenek Sihir
Ariyanto
Novel
PULANG KE SOLO, DAN KISAH-KISAH TENTANG POLITIK KEMALANGAN
Ariyanto
Novel
Tabu di Tanah Tuba
Ariyanto
Novel
Pabrik Bahagia
Ariyanto
Cerpen
Bronze
Mukini & Mukidi
Ariyanto
Flash
Sugeng Jatuh Cinta
Ariyanto