Daftar isi
#1
IDEOLOGI TAILOR-MADE
#2
KONTRADIKSI GLOBAL & KEUNIKAN LOKAL
#3
DARI ALAT PEMERSATU MENJADI ALAT KEKUASAAN
#4
FORMALISME TANPA SUBSTANSI
#5
KETUHANAN YANG BERSEKAT & KEMANUSIAAN YANG TEBANG PILIH
#6
PERSATUAN YANG DIPAKSA & KERAKYATAN DALAM BAYANG OLIGARKI
#7
KEADILAN SOSIAL YANG TERTINGGAL DI KERTAS
#8
MEREBUT KEMBALI HAK TAFSIR
#9
PISAU ANALISIS DAN NALAR KRITIS PUBLIK
#10
MEMUTUS RANTAI BANALITAS: PENDIDIKAN TANPA INDOKTRINASI
#11
JALAN PULANG KE PASAL 33
#12
KOMPAS YANG MENOLAK USANG
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#11
JALAN PULANG KE PASAL 33
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
1. Asshiddiqie, Jimly. Konstitusi Ekonomi. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2010. Dalam bukunya, Jimly menguraikan secara rinci tafsir konstitusional mengenai "Hak Menguasai Negara" dalam Pasal 33 UUD 1945, yang menempatkan negara bukan sebagai pemilik (owner), melainkan sebagai pengatur dan pengurus (steward) demi kemakmuran sebesar-besarnya bagi rakyat.
2. Hatta, Mohammad. Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun. Jakarta: PT Inti Idayu Press, 1987. Tulisan-tulisan Bung Hatta menjadi landasan filosofis paling kuat mengenai pentingnya koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia yang menolak eksploitasi kapitalistik.
3. Wiradi, Gunawan. Reforma Agraria: Perjalanan yang Belum Berakhir. Yogyakarta: Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan INSIST Press, 2000. Gunawan Wiradi menegaskan perbedaan mendasar antara sekadar program legalisasi aset (sertifikasi) dengan reforma agraria sejati yang bertujuan merombak ketimpangan struktur penguasaan lahan.
4. Winters, Jeffrey A. Oligarchy. Cambridge: Cambridge University Press, 2011. Winters mendefinisikan oligarki sebagai politik pertahanan kekayaan oleh kelompok super-kaya. Dalam konteks demokrasi, kekuatan oligarki hanya bisa diimbangi oleh penguatan kelembagaan hukum dan partisipasi aktif masyarakat sipil.
2. Hatta, Mohammad. Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun. Jakarta: PT Inti Idayu Press, 1987. Tulisan-tulisan Bung Hatta menjadi landasan filosofis paling kuat mengenai pentingnya koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia yang menolak eksploitasi kapitalistik.
3. Wiradi, Gunawan. Reforma Agraria: Perjalanan yang Belum Berakhir. Yogyakarta: Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan INSIST Press, 2000. Gunawan Wiradi menegaskan perbedaan mendasar antara sekadar program legalisasi aset (sertifikasi) dengan reforma agraria sejati yang bertujuan merombak ketimpangan struktur penguasaan lahan.
4. Winters, Jeffrey A. Oligarchy. Cambridge: Cambridge University Press, 2011. Winters mendefinisikan oligarki sebagai politik pertahanan kekayaan oleh kelompok super-kaya. Dalam konteks demokrasi, kekuatan oligarki hanya bisa diimbangi oleh penguatan kelembagaan hukum dan partisipasi aktif masyarakat sipil.
Chapter Sebelumnya
Chapter 10
MEMUTUS RANTAI BANALITAS: PENDIDIKAN TANPA INDOKTRINASI
Chapter Selanjutnya
Chapter 12
KOMPAS YANG MENOLAK USANG
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
Cinta Segitiga: Aku, Kamu dan Cicilan KPR
Cerpen
When I Was Your Man
Novel
Labirin Hati
Flash
Rindu di Balik Jendela
Novel
I LO(lea)VE YOU!
Cerpen
Manusia Dan Mesin
Novel
ISYARAT
Novel
Rumah Bertuah
Flash
Debu cinta di barang antik ,strategi hati yang terencana
Flash
Abi Hoyong Magnum, Pak!
Novel
Warisan Elfhaven: Petualangan Terlarang
Flash
Banjir yang Tidak Jadi Datang
Cerpen
Gadai Emas Bonus Cerita
Novel
Miss Travel Beauty
Novel
Larasuka
Novel
BACKPACKER GELIS
Flash
Masita
Novel
GARIS MERAH
Flash
Ulat
Flash
Sisa Diriku di Cermin