Pancasila yang Hilang Arah
#9
PISAU ANALISIS DAN NALAR KRITIS PUBLIK
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
  • Bookmark Paragraf ini
  • 1. Epistemologi: Cabang dari ilmu filsafat yang mempelajari asal mula, struktur, metode, dan validitas dari sebuah pengetahuan atau cara kita berpikir dalam memahami realitas.

    2. Latif, Yudi. Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2011. Dalam karya ini, Latif menguraikan secara mendalam bagaimana Pancasila dirancang sebagai ideologi yang bisa dioperasikan (working ideology) untuk mengarahkan kebijakan publik, bukan sekadar ornamen negara.

    3. Habermas, Jürgen. The Theory of Communicative Action, Vol. 1: Reason and the Rationalization of Society. Translated by Thomas McCarthy. Boston: Beacon Press, 1984. Konsep tindakan komunikatif Habermas sangat relevan untuk menjelaskan bagaimana dialog publik yang bebas dominasi adalah prasyarat demokrasi yang sehat.

    4. Arendt, Hannah. The Life of the Mind. New York: Harcourt Brace Jovanovich, 1978. Arendt menekankan bahwa aktivitas "berpikir" (thinking) dan berdialog dengan diri sendiri adalah benteng pertahanan moral terakhir manusia dalam mencegah normalisasi kejahatan dan ketidakadilan struktural.
    Chapter Sebelumnya
    Chapter 8
    MEREBUT KEMBALI HAK TAFSIR
    Chapter Selanjutnya
    Chapter 10
    MEMUTUS RANTAI BANALITAS: PENDIDIKAN TANPA INDOKTRINASI