Novel
Genre →
Kejernihan yang Kita Jaga
Mulai membaca
Telah selesai
Gratis untuk dibaca
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
"Cinta itu laksana ikan di dalam kolam; ia akan merasa senang dan hidup dengan tenang jika air kolamnya jernih."

Bagi Ghazy Arkana, seorang arsitek lansekap yang tenang dan memegang teguh prinsip syariat, hidup dan perasaan harus selalu terjaga kejernihannya dari segala endapan ego dan kebohongan. Sementara bagi Samaira Fathia, seorang seniman penuh warna, dunianya kerap mendadak cemas dan keruh ketika badai ujian hidup menerpa.

Dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan, keduanya belajar merajut kasih sayang di atas fondasi Mahabatullah. Namun, ketika badai fitnah finansial dan ujian kesehatan menerpa, air kolam rumah tangga mereka mendadak keruh. Jarak pandang memudar, menyisakan kecemasan dan cobaan yang menguji kesabaran.

Mampukah Ghazy dan Samaira menyaring setiap keraguan dan menjaga kejernihan hati mereka? Ataukah badai dunia justru menenggelamkan cinta yang mereka bangun?

Temukan kisah perjalanan cinta Islami yang puitis, menyentuh hati, dan penuh makna tentang arti ketulusan, kesabaran, dan cinta yang bermuara pada rida Sang Pencipta.
Tokoh Utama
Ghazy Arkana
Samaira Fathia
#1
Titik Temu Akar dan Peradaban
#2
Perkenalan dengan Samaira Fathia
#3
Pertemuan Tak Sengaja
#4
Kajian tentang fitrah manusia
#5
Benih Al-Hubb di Balik Senyum
#6
Garis Batas Iman
#7
Filosofi Air Kolam
#8
Diskusi Kecil tentang Mahabatullah
#9
Samaira menghadapi ujian keluarga
#10
Solusi Makruf di Tengah Badai
#11
Tingkatan Cinta
#12
Memantapkan Niat
#13
Langkah Mulia Menjemput Restu
#14
Samaira melakukan istikharah panjang
#15
Cahaya Istikharah di Ujung Penantian
#16
Ikatan Suci di Bawah Naungan Rida-Nya
#17
Lembaran Baru
#18
Memahami Al-Mawaddah
#19
Penyesuaian kebiasaan hidup
#20
Kejujuran sebagai Penjernih Air
#21
Harmoni Ayat Suci di Sepertiga Malam
#22
Simbol Ketenangan
#23
Ketulusan di Balik Asap Dapur
#24
Ujian kecil: Perbedaan pendapat
#25
Redupnya Amarah di Basuhan Air Wudu'
#26
Bahtera di Atas Karang
#27
Berbagi di Jalan-Nya
#28
Berkah yang Tumbuh di Hati
#29
Ghazy menjadi suami siaga
#30
Menyamakan Visi Mendidik Generasi Rabbani
#31
Bayang-Bayang Masa Lalu di Ujung Senja
#32
Menjaga Hati dari Prasangka
#33
Kejujuran yang Menjaga Rumah Tangga
#34
Kelegaan hati Samaira
#35
Cermin Keimanan di Tengah Titian Pernikahan
#36
Runtuhnya Pilar Impian di Lereng Selatan
#37
Ujian di Ujung Dompet
#38
Titik Rapuh sang Pelindung
#39
Air kolam rumah tangga mulai keruh
#40
Kekuatan di Balik Ayat Sabar dan Salat
#41
Detik-Detik Kritis di Tengah Badai Perjuangan
#42
Titik Terendah
#43
Sujud Panjang di Sepertiga Malam
#44
Samaira menguatkan Ghazy
#45
Jalan Kejujuran di Tengah Badai Investigasi
#46
Rahmat di Balik Ujian
#47
Jernihnya Air Kolam Hati
#48
Pulihnya Sang Ibu, Sehatnya Sang Buah Hati
#49
Kebenaran terungkap
#50
Tangga Kesabaran di Langit Ujian
#51
Sujud Syukur di Lereng Manglayang
#52
Buah Kesabaran dan Kasih Sayang
#53
Penantian Penuh Suka Cita di Sudut Rumah
#54
Pemahaman ulang tentang batas cinta
#55
Ikrar Abadi di Bawah Naungan Arasy-Nya
#56
Fajar Kehidupan Baru di Kaki Manglayang
#57
Gema Suci di Telinga Sang Buah Hati
#58
Melukis Jiwa Kecil di Rumah Penuh Berkah
#59
Kolam ikan di halaman belakang
#60
Kejernihan Air dan Tarian Koi di Halaman Hati
#61
Fajar Kebangkitan Sang Arsitek Hijau
#62
Pameran Cinta dan Kejernihan Hati
#63
Menyambut Ketenangan Lewat Pemaafan
#64
Membangun rutinitas tahsin dan kajian Al-Qur'an
#65
Menyalakan Kembali Lentera di Lorong Waktu
#66
Jejak Kasih di Lereng Senja
#67
Menanam Benih Kasih di Taman Hati
#68
Akar yang Menghujam, Dahan yang Menggapai Langit
#69
Ujian kesehatan orang tua Ghazy
#70
Pelukan Terakhir di Ambang Keabadian
#71
Abadi di Ujung Takdir
#72
Ritme Tenang di Taman Abadi
#73
Dekade Penuh Berkah dalam Sujud Syukur
#74
Filosofi kolam air jernih yang semakin sempurna
#75
Untaian Tasbih di Ujung Senja
#76
Penyejuk Mata dan Jiwa di Ujung Perjalanan
#77
Epilog: Air Kolam yang Tak Pernah Keruh oleh Waktu
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
2
Dibaca
153
Tentang Penulis
Amrullah Ibrahim
Seorang yang suka berpikir imajiner dan suka membaca cerita fiksis
Bergabung sejak 2026-07-30
Telah diikuti oleh 20 pengguna
Sudah memublikasikan 67 karya
Menulis lebih dari 3,179,516 kata pada novel
Rekomendasi dari
Rekomendasi