Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
"Bukan sekadar benturan bilah baja, ini adalah pertarungan melawan dendam masa lalu dan racun jiwa yang mengakar."
Ketika bayang-bayang kelam kembali mencengkeram Tanah Jawa, sebuah misteri lama yang terkubur selama tiga puluh tahun bangkit memanggil darah. Kehadiran Pedang Hitam di Sunda Kelapa menjadi pertanda dimulainya teror dari sosok misterius bertopeng Teratai Hitam, yang menebarkan racun dingin dan keputusasaan ke setiap sudut negeri.
Di tengah ancaman musuh yang mematikan dan intrik pengkhianatan yang menyayat hati, Azalia, Risha, Fathan, Galin, dan Tera harus berdiri bahu-membahu menembus sarang musuh, melintasi Hutan Jati yang dipenuhi suling maut, hingga menghadapi jebakan mematikan di rumah tua.
Ketika kebenaran terungkap dan iblis sesungguhnya di balik layar mulai menampakkan wujud, sanggupkah Tiga Serangkai bertahan dalam pengorbanan terbesar, atau justru kegelapan abadi yang akan menelan bumi Nusantara?
Sebuah kisah epik tentang persahabatan, pengorbanan, dan keteguhan hati yang berpuncak di bawah keagungan Gunung Bromo.
Ketika bayang-bayang kelam kembali mencengkeram Tanah Jawa, sebuah misteri lama yang terkubur selama tiga puluh tahun bangkit memanggil darah. Kehadiran Pedang Hitam di Sunda Kelapa menjadi pertanda dimulainya teror dari sosok misterius bertopeng Teratai Hitam, yang menebarkan racun dingin dan keputusasaan ke setiap sudut negeri.
Di tengah ancaman musuh yang mematikan dan intrik pengkhianatan yang menyayat hati, Azalia, Risha, Fathan, Galin, dan Tera harus berdiri bahu-membahu menembus sarang musuh, melintasi Hutan Jati yang dipenuhi suling maut, hingga menghadapi jebakan mematikan di rumah tua.
Ketika kebenaran terungkap dan iblis sesungguhnya di balik layar mulai menampakkan wujud, sanggupkah Tiga Serangkai bertahan dalam pengorbanan terbesar, atau justru kegelapan abadi yang akan menelan bumi Nusantara?
Sebuah kisah epik tentang persahabatan, pengorbanan, dan keteguhan hati yang berpuncak di bawah keagungan Gunung Bromo.
Tokoh Utama
Fathan
Azalia
Galin
Tera
#1
Sebrangan Samudra Menuju Tanah Jawa
#2
Pedang Hitam di Sunda Kelapa
#3
Sosok Bertopeng Teratai Hitam
#4
Jejak Angin Azalia dan Risha
#5
Pengintai Cerdik di Kota Tua
#6
Racun Dingin Jiwa Teratai
#7
Benteng Tahan Pukul Fathan dan Galin
#8
Rahasia Tragedi Tiga Puluh Tahun Lalu
#9
Kehangatan di Bawah Bulan Kelam
#10
Suling Maut di Hutan Jati
#11
Tari Selendang Anggun Tera
#12
Sarang Serigala Hitam
#13
Jebakan Panah dan Parit Api
#14
Pertumpahan Darah di Rumah Tua
#15
Kebenaran yang Menyayat Hati
#16
Hasutan Pedang Setan
#17
Pengorbanan Tiga Serangkai
#18
Pengorbanan Tiga Serangkai
#19
Keteguhan Hati Sang Benteng
#20
Sinar Matahari Membelah Kegelapan
#21
Patahnya Pedang Teratai Hitam
#22
Jiwa yang Tenang di Puncak Bromo
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
26
Tentang Penulis
Amrullah Ibrahim
Seorang yang suka berpikir imajiner dan suka membaca cerita fiksis
Bergabung sejak 2026-07-30
Telah diikuti oleh 15 pengguna
Sudah memublikasikan 16 karya
Menulis lebih dari 1,003,977 kata pada novel
Rekomendasi dari
Rekomendasi
Novel
KEMELUT TERATAI KEMBAR
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 2 - PEDANG TERATAI HITAM
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 3: TERATAI MEKAR DI PUNCAK BROMO
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 10: GUGURNYA TERATAI JINGGA
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 8: KEMELUT TERATAI BIRU
Amrullah Ibrahim
Novel
Denyut Nadi di Rumah Kita
Amrullah Ibrahim
Novel
Baiti Jannati
Amrullah Ibrahim
Novel
Pulang ke Pelukan Desa
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 5: PENDEKAR TERATAI EMAS
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
TERATAI BERDARAH DI RAWA MUSI
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 6: BAYANGAN TERATAI BERACUN
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 9: TERATAI SAKTI DARI SAMUDRA SELATAN
Amrullah Ibrahim
Novel
Tit Tak Sempurna
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 7: TERATAI PUTIH PENYAPU ANGIN
Amrullah Ibrahim
Novel
Pulang ke Pelukan Rumah
Amrullah Ibrahim