Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Setelah telingaku tak lagi sanggup menangkap bunyi dan segala yang bergulir di sekitarku menjadi sesunyi potret sepia, warna pun memudar dari hidupku dan dunia perlahan-lahan meninggalkanku dalam kegelapan. Mungkin, pada suatu pagi yang sebentar lagi, aku akan terjaga di dunia monokrom yang hanya menawarkan adegan-adegan bisu.
Ketulianku datang tiba-tiba, tapi kebutaanku tidak. Aku hampir tidak menyadarinya, justru. Ia pencuri yang lihai, hanya mengambil sedikit-sedikit, tak gegabah merenggut semua sekaligus—semula hanya secercah warna, lalu senoktah lagi esok harinya, kemudian sedikit lagi, hingga yang tersisa tinggal kelam berselubung tabun kelabu, atau bayang-bayang yang mendekati muram malam. Aku tak tahu sudah berapa banyak yang diambilnya. Aku hanya tahu, di mataku, dunia memudar menjadi rabun yang sunyi.
___
Di sebuah sanatorium yang diselimuti kabut, Lusi perlahan kehilangan dunia yang ia kenal—suara memudar, warna menghilang.
Ditemani kakaknya, Chi, ia menulis hari-harinya dalam sebuah buku yang ia sebut Buku Kerang: tentang kenangan, tentang cinta, tentang hal-hal kecil yang tetap bertahan di tengah kesunyian.
Namun, ada sesuatu yang tak pernah benar-benar pergi—sebuah dunia lain yang berjalan beriringan dengan hidupnya, sejak perjamuan teh di hutan yang mengubah segalanya.
Dan ketika suatu pagi ia kembali mendengar sesuatu yang telah lama hilang, Lusi menyadari—mungkin yang tersisa bukanlah kehilangan, melainkan cara baru untuk pulang.
Ketulianku datang tiba-tiba, tapi kebutaanku tidak. Aku hampir tidak menyadarinya, justru. Ia pencuri yang lihai, hanya mengambil sedikit-sedikit, tak gegabah merenggut semua sekaligus—semula hanya secercah warna, lalu senoktah lagi esok harinya, kemudian sedikit lagi, hingga yang tersisa tinggal kelam berselubung tabun kelabu, atau bayang-bayang yang mendekati muram malam. Aku tak tahu sudah berapa banyak yang diambilnya. Aku hanya tahu, di mataku, dunia memudar menjadi rabun yang sunyi.
___
Di sebuah sanatorium yang diselimuti kabut, Lusi perlahan kehilangan dunia yang ia kenal—suara memudar, warna menghilang.
Ditemani kakaknya, Chi, ia menulis hari-harinya dalam sebuah buku yang ia sebut Buku Kerang: tentang kenangan, tentang cinta, tentang hal-hal kecil yang tetap bertahan di tengah kesunyian.
Namun, ada sesuatu yang tak pernah benar-benar pergi—sebuah dunia lain yang berjalan beriringan dengan hidupnya, sejak perjamuan teh di hutan yang mengubah segalanya.
Dan ketika suatu pagi ia kembali mendengar sesuatu yang telah lama hilang, Lusi menyadari—mungkin yang tersisa bukanlah kehilangan, melainkan cara baru untuk pulang.
Tokoh Utama
Lusi
Vivian
Kiara
Puri
Anggietta
#1
Cakrawala yang Sunyi (1)
#2
Cakrawala yang Sunyi (2)
#3
Cakrawala yang Sunyi (3)
#4
Cakrawala yang Sunyi (4)
#5
Cakrawala yang Sunyi (5)
#6
Cakrawala yang Sunyi (6)
#7
Langit Malam Sehabis Hujan (1)
#8
Langit Malam Sehabis Hujan (2)
#9
Sofia
#10
Hujan Turun Sepanjang Jalan (1)
#11
Hujan Turun Sepanjang Jalan (2)
#12
Hujan Turun Sepanjang Jalan (6)
#13
Hidup ini Singkat (1)
#14
Hidup ini Singkat (2)
#15
Hidup ini Singkat (3)
#16
Hidup ini Singkat (4)
#17
Hidup ini Singkat (5)
#18
Vivamus, Moriendum est (1)
#19
Vivamus, Moriendum est (2)
#20
Vivamus, Moriendum est (3)
#21
Vivamus, Moriendum est (4)
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
42
Dibaca
10.9k
Tentang Penulis
Rafael Yanuar
Spesialis cerita yang biasa-biasa saja.
rafaelyanuar@gmail.com
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 1,079 pengguna
Sudah memublikasikan 93 karya
Menulis lebih dari 516,463 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Pada Detak Yang Salah
Ratulip
Novel
Cakrawala yang Sunyi
Rafael Yanuar
Novel
Dia, Perempuan di Ambang Titian
Wulan Kashi Dhamar
Cerpen
Cerewetnya Nenek
Sendang Ayuningrum
Novel
Anak kolong
Eko Hartono
Cerpen
Nyaris
Muhamad Irfan
Novel
1121681
Delta
Novel
Odd Thing We Called Life
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Kehangatan Baru
Dyah Anggraini
Skrip Film
Cinta di Bawah Atap Gubuk
Rana Kurniawan
Novel
MENUNGGU: Akhir Kisah Kita
Nurita
Novel
BUKU HARIAN BAPAK
Ragiel JP
Novel
Raut Tanpa Nama
Kurnia Maya Sari
Novel
Menunggu Bulan *Novel*
Herman Siem
Novel
UNQUALIFIED
Putri Lailani
Rekomendasi
Novel
Cakrawala yang Sunyi
Rafael Yanuar
Novel
Jalan Setapak Menuju Rumah
Rafael Yanuar
Flash
Manusia Pertama
Rafael Yanuar
Flash
Janji Santiago
Rafael Yanuar
Flash
Lebih dari Cukup
Rafael Yanuar
Novel
Gerimis Daun-Daun
Rafael Yanuar
Flash
Penulis Paling Berbakat di Dunia
Rafael Yanuar
Flash
Clair de Lune
Rafael Yanuar
Flash
Ternyata Aku Masih
Rafael Yanuar
Flash
Sepayung Berdua
Rafael Yanuar
Cerpen
Rehat Sejenak
Rafael Yanuar
Cerpen
Perempuan Berambut Perak
Rafael Yanuar
Cerpen
Kunang-Kunang di Jendela
Rafael Yanuar
Flash
Kepada Mantan Kekasihku
Rafael Yanuar
Cerpen
Sofia
Rafael Yanuar