Flash Fiction
Disukai
0
Dilihat
8
Kronik Tak Beretika #006--Tanda X Dalam Matematika
Komedi
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Suatu ketika saat pelajaran Matematika memasuki menit-menit terakhirnya, tiba-tiba saja Pak Guru menunjuk saya untuk menyelesaikan sebuah soal sebagai bahan pembahasan besok.

Saya pun terperanjat karena sedari beliau masuk kelas sampai akan selesai, diri ini sama sekali tidak menyimak! Mata saya terasa lengket dan susah sekali diajak fokus.

Dengan langkah, hati, dan mata yang berat, saya pun maju ke depan. Dan, di depan papan tulis hitam yang kali itu entah mengapa terlihat lebih besar dari biasanya, saya termenung.

Saya pun mencoba membaca-baca contoh soal dan cara penyelesaiannya di buku yang saya bawa.

Blank!

Pikiran saya benar-benar buntu. Alhasil, saya mengerjakannya dengan asal-asalan lalu buru-buru duduk.

Sekian detik Pak Guru mengamati pekerjaan saya itu lalu mengambil kapur dan ... sret-sret-sret!

Sebuah tanda silang besar ditorehkan, menimpa hasil pikir saya yang asal-asalan tadi. Hati saya mencelos.

"Anak-anak, seperti yang sudah saya jelaskan tadi, ada tiga cara untuk menyelesaikan soal seperti ini. Dan, penyelesaian teman kalian ini ... salah!" terang Pak Guru.

Saya hanya menahan malu saat beliau menjelaskan bagaimana menyelesaikan soal tersebut hingga akhirnya bel istirahat berbunyi. Seketika itu, hati saya merasa lega sampai Pak Guru tiba-tiba menghampiri meja saya dan berkata, "Lain kali kalau kamu mengantuk, coba cuci muka atau makan permen."

𝐃𝐚𝐧𝐠!

Saya nyengir kemudian Pak Guru pun berlalu. Sebenarnya saya enggak apa-apa, cuma pengin koprol aja.

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Rekomendasi