Wake Up?

Namaku Rena, umurku? Anggap kita seumuran saja.

Jangan tanya mengapa aku sendirian sekarang. Jangan tanya ke mana teman-temanku.

Jika berbicara soal teman, aku memilih jawaban yang mungkin bisa membuatmu puas. Semoga.

Jika dibilang, aku tak memiliki teman, itu salah, karena selalu ada yang menemani. Jika dikatakan, aku memiliki teman, kau tak akan melihatnya setiap saat. Yup, hanya saat-saat tertentu, karena kita memiliki kesibukan masing-masing.

Aku bukanlah seorang penghayal, yang menginginkan segala sesuatu sesuai keinginan, dan bukan juga seorang anti sosial, yang tak ingin bergabung dan bercengkrama dengan yang lain. Aku hanyalah seorang yang suka duduk sendirian, serta sibuk dengan dunia genggaman.

Coba jelaskan padaku tentang pepatah yang berbunyi, "bukan dunia yang harus mengikutimu, tapi kamu yang harus tunduk pada dunia."

Pepatah yang selalu dijejal ketelinga kecilku setiap kali aku memasuki tempat baru. Berbagai cara dilakuan untuk menyesuaikan diri, berbagai batasan diikuti hanya untuk sebuah "pengakuan". Tapi yang kudapatkan hanyalah "pemanfaatan tak kenal waktu".

Bagaimana mungkin sebuah senyuman tulus selalu hadir, sedangkan air mata selalu mengalir?

Bagaimana bisa hati tak memberonta saat kekejian terjadi di depan mata?

Bagaimana bisa aku masih berpura-pura tidur sedangkan bajuku diambil dan digunting sesuka hati?

Aku yang diiming-imingi tentang indahnya baju putri, tapi apakah pantas satu baju putri tanpa konsep menghabiskan hampir seluruh baju kesukaanku?

Menolak sadar adalah cara yang sering dilakukan untuk lari dari kenyataan. Merelakan adalah hal yang dilakukan saat semua tak sesuai kenyataan. Pasrah adalah tindakan yang bisa dilakukan karena tahu bahwa semua tak akan bisa merubah keadaan.

Sekarang hanyalah cairan bening yang mengisi kebutuhanku. Memenuhi segala macam nutrisi yang katanya sangat perlu bagi tubuhku.

Apakah sekarang aku masih belum boleh untuk bangun?

Apakah sekarang masih waktu bagiku untuk terus berpura-pura menutup mata?

9 disukai 4 komentar 2.2K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
@mariomatutu : Makasi, Kak~
@suciasdhan : Makasi, kak~
Keren 🤩
Saran Flash Fiction