Setelah sekian lama memudarkan pandangan terhadap dunia. Akhirnya aku kembali melihat sosok yang merubah segalanya. Dulu aku menganggap semuanya hanya ilusi semata. Kini telah berubah membuat semuanya menjadi nyata. Kehadiran dirimu yang datang secara tiba-tiba merubah segalanya.
Apakah ini sebuah ilusi ? halusinasi yang tercipta karena sudah tidak percaya lagi untuk merasakan jatuh cinta. Pintu hati yang sudah mati dan terkunci perlahan terbuka kembali. Bertanya kepada otak dan hati apakah kalian merasakan hal yang sama yang sedang kurasakan.
“Apakah aku sudah siap untuk jatuh cinta kembali” inilah yang menjadi pertanyaanku kepada raga yang sudah kuanggap mati ini.
Aku hanya ingin kembali memastikan semua ini nyata. Bukan sebuah mimpi yang direkayasa oleh rasa sepi. Merasa tidak pantas untuk kembali merasakan bahagia. Sepi, sunyi, dan sendiri menjadi bagian diri.
Kau datang bagaikan matahari yang bersinar dipagi hari. Memberikan cahaya cerah nan hangat untuk hati yang gelap dan dingin. Pandangan pertama yang membuat wajah ini kembali tersenyum. Wajah manismu, senyum hangatmu, sapa halus darimu menjadi kunci untuk kembali membuka diri.
Kamu nyata, bukan sebuah ilusi yang secara tiba-tiba hadir dihadapku. Sungguh kehadiranmu menggugah hati. Izinkanlah diri ini memperkenalkan diri untuk bisa berada terus disampingmu. Bersamamu membuat hariku ceria, senyummu membuatku bahagia, wajah manismu membuatku terpana. Kuharap ini bukan hanya ilusi rasa sepiku yang hanya menghiburku untuk sementara.
Kamu nyata, ingin kugenggam tanganmu untuk selamanya. Bermimpi untuk bisa saling mengisi hingga hari tua. Menempuh semua rintangan didunia yang fana.