Kangen

Kangen, terdiri dari lima huruf yang bisa bermakna rindu. Lalu dari mana rindu itu datang? Tanyaku pada desau angin, pada bulan, pada gelap yang menemani ku malam ini.

Tentu saja tidak ada jawaban. Yang pasti aku merasakan sesak di bagian dadaku. Mungkin akan sangat melegakan jika kerinduan itu bisa di sampaikan, tapi bagaimana kalo hanya bisa di tahan? Seperti aku yang hanya bisa memeluk sepi.

Ku tilik ponselku, sama sepinya seperti hati ku. Tak ada notifikasi satu pun darinya. Ya... Dia yang ku tunggu. Entahlah, mungkin dia sedang lupa, atau sengaja melupa.

Aku tak mau jauh larut memikirkannya, tapi tindakan ku malah mencerminkan sebaliknya. Ku matikan hp ku, tapi beberapa menit kemudian ku nyalakan lagi, aku mematikannya, lalu menyalakannya lagi. Aku juga ingin berusaha abai, tapi tak bisa.

"Hai... Aku kangen."

Ku ketikkan kata itu di layar Hp. Aku tinggal memencet tombol send dan semuanya selesai. Tapi nyatanya tak semudah itu.

Tamat

4 disukai 5 komentar 2.8K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
cie, kangen sama siapa ni
@kazuma, relate ya kak? hehe
Wuaaw......ngerasa lihat diri sendiri di paragraf akhir...
Kangen sama siapa? Wkwk
Sama aku pun lagi kangen skwkwkk
Saran Flash Fiction