Libero

Libero, dalam permainan bola voli dia seperti sosok pelindung bagi timnya. Dialah sosok yang tak begitu menonjol namun memiliki beban cukup berat untuk pertahanan timnya.

Panggil saja aku saty. Setelah aku melihat serial TV yang menceritakan seorang libero. Aku sedikit termotivasi untuk bisa menjadi seperti mereka. Pantang menyerah adalah modal dasar seorang libero. Namun apa dayaku yang selalu mengeluh tak ayal diterpa sedikit masalah saja dalam hidupku. Akan tetapi, ada satu libero yang aku kenal berbeda dengan libero lainnya. Dia kuat meski tubuhnya lemah, Mentalnya tak bisa dibandingkan dengan seseorang seusianya. Aku ingin menjadi seperti dirinya yang kuat dan tegar. Meski tak berwarna indah namun menarik. Berjuang sekuat tenaga untuk seseorang yang dicintai. Aku sangat mencintai dan menghormatinya, dialah ibuku, Libero yang selalu berada disamping kami. Seseorang yang selalu melindungi kami anak-anaknya. Inspirasi hidup nyata yang membuatku bisa bertahan atas kerasnya hidup dan kenyataan pahit dunia. Dialah Libero terhebat dalam hidupku, Ibuku tercinta.

4.7K dilihat
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Saran Flash Fiction