Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong
Drama
Bangka, Mei 1998.
Di depan layar televisi yang menyala dan tengah mengabarkan berita kerusuhan di ibukota, Syahdan menggenggam erat tangan sahabatnya, Akew, yang sedang gemetar hebat.
“Tenang, Kew. Di sini kite semue bersaudare[1]...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Pelangi Merah Putih
Fevyannin Kivlanella Fathiaz
Novel
I Love You, Mom
Deianeira
Flash
Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong
Alfian N. Budiarto
Flash
Kisah Tawi di Teras Gedung Megah
Neo Hernando
Flash
Aku Rindu Mama
Nuel Lubis
Novel
Dimensi Seperempat Abad
Ningrati Sumarto
Novel
Bus Kota Warna Merah (Cerpen Pilihan Editor#1)
Imajinasiku
Novel
Sebuah Rasa yang Kusebut Rumah
fotta
Komik
Sebuah Warna
Muucing
Skrip Film
ANTAGONIS TOUCH (SCRIPT)
Redfile
Novel
Surat Cinta Untuk Ayah
Aries Supriady
Skrip Film
LANGIT BIRU
Herman Trisuhandi
Novel
KADO
Riadhi
Novel
Namanya Bella
Salsa
Novel
Before Metamorphosis
THIRZA EUNIKE SILABAN
Rekomendasi
Flash
Bronze
Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Mimpi Ibu Ikan dan Ayah Laba-laba
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Demensia
Alfian N. Budiarto
Novel
Bronze
Sujud Terakhir Bapak
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Demi
Alfian N. Budiarto
Skrip Film
BALIK
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Petuah Nenek
Alfian N. Budiarto
Skrip Film
Anoksia
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Permintaan Maaf
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Ajakan Bapak
Alfian N. Budiarto
Skrip Film
Perjalanan Terakhir
Alfian N. Budiarto
Skrip Film
Bukan Waktu yang Tepat
Alfian N. Budiarto
Novel
Parasomnia
Alfian N. Budiarto
Flash
Bronze
Jangan Pernah Percaya Gosip
Alfian N. Budiarto
Skrip Film
Lukisan Cahaya
Alfian N. Budiarto