Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Di kota yang terlalu terang untuk menyembunyikan luka, Ron belajar hidup dengan penyesalan yang tak pernah benar-benar sembuh. Ia pernah datang terlambat—dan kehilangan segalanya.
Vini hidup dengan cara berbeda: tidak berharap, tidak menetap, tidak membiarkan siapa pun melihat terlalu dalam. Di bawah billboard raksasa yang menampilkan wajahnya tanpa cela, ia menyembunyikan ketakutan yang tak bisa ia beri nama.
Pertemuan mereka seharusnya hanya sebuah liputan singkat.
Namun di antara hujan, cahaya neon, dan rahasia yang perlahan terkuak, keduanya mulai mengenali sesuatu yang lebih berbahaya dari masa lalu: harapan.
Ketika dunia gelap yang pernah menghancurkan Ron kembali bergerak, dan bayang-bayang yang mengejar Vini semakin mendekat, cinta bukan lagi sekadar perasaan—melainkan risiko.
Di kota ini, cahaya tak selalu menyelamatkan.
Kadang, ia hanya membuat luka terlihat lebih jelas.
Vini hidup dengan cara berbeda: tidak berharap, tidak menetap, tidak membiarkan siapa pun melihat terlalu dalam. Di bawah billboard raksasa yang menampilkan wajahnya tanpa cela, ia menyembunyikan ketakutan yang tak bisa ia beri nama.
Pertemuan mereka seharusnya hanya sebuah liputan singkat.
Namun di antara hujan, cahaya neon, dan rahasia yang perlahan terkuak, keduanya mulai mengenali sesuatu yang lebih berbahaya dari masa lalu: harapan.
Ketika dunia gelap yang pernah menghancurkan Ron kembali bergerak, dan bayang-bayang yang mengejar Vini semakin mendekat, cinta bukan lagi sekadar perasaan—melainkan risiko.
Di kota ini, cahaya tak selalu menyelamatkan.
Kadang, ia hanya membuat luka terlihat lebih jelas.
Tokoh Utama
Ron Arka Pradana
Vini
Clarrisa
Okky Aurelia Prameswari
Arman Dwi Saputra
#1
Prolog: Kota yang Memantulkan Luka
#2
Perempuan di Bawah Billboard
#3
Di Antara Cahaya yang Retak
#4
Hening di Apartemen
#5
Hening di Ruang Redaksi
#6
Jumat yang Tak Terduga
#7
Studio 9
#8
Model Batch Baru
#9
Dua Orang yang Tak Berniat Jatuh Cinta
#10
Kafe dan Cahaya Neon
#11
Vonis Dalam Perkataan
#12
Kopi yang Tak Pernah Menjanjikan Manis
#13
Ritme yang Mulai Serasi
#14
Keluarga yang Tak Terencana
#15
Kehangatan Kecil Dibalik Kemudi
#16
Dorongan untuk Terus Bertemu
#17
Retakan Pertama di Dalam Hati
#18
Kedekatan yang Mulai Salah
#19
Jembatan Takdir
#20
Kesunyian di Balkon—Ketergantungan Pertama
#21
Hidup yang Bergeser Tanpa Sadar
#22
Dinamika yang Berbahaya
#23
Dua Orang yang Mengubah Batas
#24
Malam yang Terasa Seperti Pulang
#25
Pertama Kalinya Menginap
#26
Dua Detak Jantung, Satu Ruang Sunyi
#27
Mulainya Kebiasaan yang Mengikat
#28
Menuju Titik Nol—Ketergantungan Eksplisit
#29
Tidur Berdua
#30
Rumah Kaca Yang Retak
#31
Ketika Luka dan Rasa Aman Bertabrakan
#32
Setelah Benteng Terakhir Runtuh
#33
Hari-Hari Baru: Invasi yang Disambut
#34
Peringatan dari Seorang Sahabat
#35
Lensa yang Tak Bisa Bohong
#36
Satu Tahun Kemudian: Cahaya yang Kian Terang
#37
Bulan Madu Dadakan
#38
Gerbang Tanjung Solara: Antara Bisnis dan Kejutan
#39
Resor Pesisir: Sesuatu yang Pantas Kamu Dapatkan
#40
Rumah yang Terbakar
#41
Di Antara Langit dan Laut
#42
L'Amour: Cahaya Sebelum Badai
#43
Tanah yang Mulai Bergerak
#44
Nama yang Tak Pernah Lagi Terdengar
#45
Nyata atau Ilusi
#46
Suara Ponsel: Gema Masa Lalu
#47
Cahaya di Ruang yang Redup
#48
Suara Ponsel ke-2: Kenyataan yang Ditunda
#49
Kebenaran yang Tak Mau Diam
#50
Studio yang Tak Lagi Sama
#51
Ambang Batas
#52
Mengejar Pusat Badai
#53
Pecahnya Rumah Kaca
#54
Air dan Luka: Pengakuan dari Neraka
#55
Sumpah Suci di Antara Reruntuhan
#56
Kita Hadapi Bersama
#57
Hadiah Kecil dari Dunia
#58
Pertaruhan Terakhir
#59
Dua Nyawa, Satu Pilihan
#60
Ciuman Perpisahan
#61
Lady V
#62
Reuni di Ambang Maut
#63
Setelah Neraka Pergi, Sunyi yang Tinggal
#64
Jamuan di Atas Luka
#65
Suara Lembut dari Masa Lalu
#66
Kehadiran yang Dibiarkan
#67
Sang Broker: Loyalitas yang Dipertaruhkan
#68
Perlawanan Pertama: Nama yang Dikuliti
#69
Kumohon, Berhentilah
#70
Ringroad KM27
#71
Dosa dalam Narasi
#72
Api di Bawah Kulit: Penghianatan Tanpa Jeda
#73
Pesan Dari Sang Iblis
#74
Sebelum Badai Memuncak
#75
Si Penyingkap Rahasia
#76
Strategi Sang Pemburu
#77
Jamuan Terakhir
#78
Pemusnahan Total
#79
Dua Pria yang Kehilangan Segalanya
#80
Janji Yang Menjadi Kutukan
#81
Epilog: Setelah Api Mereda
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Kehidupan kota besar yang penuh topeng dan tipu-tipu. Seringkali di balik polesan wajah cantik justru tersimpan luka yang lebih dalam. Tapi semua harus dilakukan atas nama "survival" bertahan hidup, bukan sekedar urusan perut, tapi juga gengsi, harga diri yang harus tetap utuh di mata orang lain, sekalipun harus dilakukan dengan mengorbankan banyak luka.
Disukai
0
Dibaca
1.5k
Tentang Penulis
riza adi wicaksono
-
Bergabung sejak 2026-01-08
Telah diikuti oleh 21 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 108,108 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
I'll Catch You, Gavarles
fikaliv
Novel
CLBK: Cinta Lama Belum Kelar
Chika Andriyani
Novel
LUMINOS: Perempuan dari Balik Bayangan
riza adi wicaksono
Novel
Senyum Windy
Ramayoga
Novel
Cascade
Ribato
Novel
Kamulah Pemeran Utama
Maulana Affandi
Novel
Naik Turun Ranjang
Arifin
Flash
Kursi Kosong di Perpustakaan
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Gadis Misterius Bernama Marsha
Nuel Lubis
Novel
Pengantar Ilmu Mantan
ATTAR DARNIS
Flash
BAGAIMANA KAMU BERSIKAP, BEGITU JUGA ORANG LAIN
Mu Xuerong
Flash
The Heart that Have Been Broken Before
Hilda Resina
Novel
Shooting STAR
bening setara bulan
Novel
Senja di Balik Batas
Sutan Azis
Komik
#tutorial cara membatalkan pinjaman (indosaku)
NADYA ESA SEPTIARIDINA
Rekomendasi