Warung Alina
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Senyumnya seperti dipangkas oleh waktu, apalagi ketika bersapa dengan pasangan hidup, mendadak aura di wajahnya redup. Akan tetapi justru membuat pergerakan tangan membungkus bubur lebih cekatan. Dia robek daun pisang, diletakkan di atas kertas minyak, lalu menyendok bubur dadi kuali di atas kompor. Bibirnya bergerak tiada teratur, seperti ucapnya yang tidak terukur.
‘Baru bulan lalu minta kiriman! Sekarang minta lagi? Memangnya aku ini bank?’ gedumelnya sambil melayani pembeli.
Dia seringkali menumpahkan curhatan ke sembarang tem...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Warung Alina
Titin Widyawati
Cerpen
Revived.
Amalia Nurrahmah
Cerpen
Foto Terakhir Ayah
zain zuha
Cerpen
Work for Home
Khairunnisa
Cerpen
INSOMNIA
Intan Andaru
Cerpen
Blaming The Victim
Dewi Fortuna
Cerpen
Kerja, Kerja, Dikerjain
spacekantor
Cerpen
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
1: Kopi dan Para Pemikir
Nana Mangoenmihardjo
Cerpen
Panda
NRP
Cerpen
Jalan yang Bercabang
Aralya Seraquin
Cerpen
-2. Rumpang
Rumpang Tanya
Cerpen
Sarma's Story
Brigita Tampubolon
Cerpen
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
SEKEDAR IMPIAN
bintang hosionna yuwita
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Warung Alina
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Alasan Tuhan!
Titin Widyawati
Cerpen
Lampu
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Trauma
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pekerja Proyek
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Sebatang Lidi
Titin Widyawati
Cerpen
Dirimu dan Penunggu Hal-Hal Pergi
Titin Widyawati
Cerpen
Kualat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Bobong dan Negeri Cahaya
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Nasib Ratusan Bumi
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pergi
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pemuda Pemburu Sunyi, Tiga Kucing dan Seekor Kelabang
Titin Widyawati
Novel
Bronze
Dewa
Titin Widyawati
Flash
Bronze
Musim Baru
Titin Widyawati