Rawa Bakau dan Misteri Pemburu Biawak
Misteri
Rawa Bakau dan Misteri Pemburu Biawak
Cerpen Habel Rajavani
DAHAN Bakau kering yang dipikulnya terasa kian berat. Lumpur rawa yang ia tempuh kini makin dalam. Akar napas pohon api-api semakin rapat saja, membuat setiap langkah harus dipertimbangkan benar.
Hampir setengah tungkai kakinya terbenam. Pundaknya terasa sakit dan ia ingin sekali meletakkan beban itu, sebentar saja, ia menaksir sudah menempuh hampir separo perjalan dari hutan rawa ini menuju ke rumah, dan itu membuatnya bertahan untuk tidak berhenti dulu, sampai tiba di tegalan yang dibentuk secara alami oleh rawa. ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Rawa Bakau dan Misteri Pemburu Biawak
Habel Rajavani
Cerpen
END TIME ANGEL NOTES
Pandu Kuper
Novel
99
Dianikramer
Cerpen
Allena dan Anggur Merah
bomo wicaksono
Flash
Gadis Kecil dan Boneka Beruang
Aning Lacya
Novel
Kronik Nirlanjar Organik
hyloxira
Flash
"Cermin Tua"
TATAN RUSNANTO
Cerpen
Aku Atau Dia
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
ARKAIS
Fianaaa
Cerpen
Rakamandra
Fariduddin Aththar
Cerpen
Matahari Akan Terbit di Sini
Fazil Abdullah
Novel
Uri, Suatu Hari di Ruang Bersalin
Ravistara
Cerpen
Zoon Politicon
Teguh Santoso
Novel
The journey of Tarot Reader
Deasy arista
Flash
Mati Kemarin
Hanif Ilham Mahaldi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rawa Bakau dan Misteri Pemburu Biawak
Habel Rajavani
Novel
Bronze
Duka Manis - Balikpapan 1995
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Apakah Kampus Hanya Melahirkan Sarjana sebagai Sekrup Kapitalis?
Habel Rajavani
Cerpen
Dia yang Memandang dari Seberang
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Taksi & Malam di Jakarta
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Cerita Tukang Sulap dan Ibu yang Mencari
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Misteri Kampung Mati dan Hantu Berang-berang
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Jaket dengan Lubang Bekas Peluru
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Malam Itu Laut Sedang Surut
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Nasib Malang Kawanku Amang
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Karena Dia Sahabat Kyai Yassin
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Pelacur yang Menangis Ketika Mendengar Azan di Mekkah
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Seekor Anjing Bernama Si Jon
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Penjaga Kubur Itu Dulu Berjualan Sate Anjing
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Sebentang Jalanan, Sepanjang Kenangan
Habel Rajavani