BELAJAR IKHLAS

Suara riuh di kerumuman pasar sayur seorang Wanita muda tengah memilah sayur.

"Bayam nya berapa seikat Bu?"

Pedagang sayur mengangkat 3 jarinya

"Tiga ribu satu ikat Nak"

"Berapa Bayamnya?" Tanya seorang Nenek memakai tongkat berdiri di sebelah wanita muda.

"Tiga ribu Nek" Wanita muda memberitahukan harga ke sang Nenek.

Si Nenek tidak menggubris dan menggunakan tongkatnya berjalan hendak pergi. Tiba tiba ada seseorang pria dari belakang memanggil.

"Dek,Dek. Duitnya jatuh tu."

Wanita muda menoleh kebelakang.

"Oh iya Bang,Makasih ya Bang."

Wanita Muda berjongkok mengambil uang 50 ribu di dekat Nenek semula berdiri lalu menyusul Nenek yang berjalan lambat.

"Nek,Nek. Ini uang Nenek"

Wanita muda menyalamkan Uang yang ia pegang ke tangan si Nenek.

"Bukan." Nenek menolak.

"Ini tuh Uang Nenek tadi Jatuh di tempat sayur kayanya, Ini juga bukan uang saya, uang saya ada saya genggam. Lagi pula walaupun bukan uang Nenek juga Ambil ajalah Nek rejeki Nenek. Orang yang punya duit juga gak bakal nyari lagi kok walaupun tahu juga kalo udah di Nenek pasti di ikhlasin juga kok. Kebangetan orang itu kalo masih di ambil Nek."

"Terimakasih Banyak Nak."

Si Nenek memasukkan Uang 50 ribu kedalam gulungan Kain yang ia kenakan jadi Rok.

"Sama sama Nek,Vio pamit ya Nek."

Wanita muda bernama Vio itupun berjalan kembali mendekati Tempat Sayur semula.

"Masyaallah, Calon istri sholeha kamu dek."

Seorang pria yang memanggilnya tadi mengelus Dada dan memandang Vio.

"Maksudnya Mas?"

"Kamu itu sudah Cantik mau berbagi juga sama yang lebih tua dan membutuhkan."

"Oh, Karena ngebalikin duit Nenek tadi maksudnya Mas? Itu bukan duit saya Mas. Makanya saya kasihkan kalo duit saya mah. Saya aja kurang Mas."

"Ini Bu,Dua ikat aja Bu."

Vio memberikan 2 ikat Bayam ke penjual.

"Lah? Tapi tadi saya lihat dari kantong celana kamu jatuhnya."

Pria tersebut menunjuk Vio,Vio langsung membuka genggaman tangannya yang hanya menggenggam uang sepuluh ribu selembar membuat dirinya Kaget lalu menoleh ke arah Nenek sebelumnya.

"Duit gue ternyata." Vio memperhatikan langkah sang Nenek dan teringat kalimat yang dia ucapkan ke sang Nenek.

*****

Lagi pula walaupun bukan uang Nenek juga Ambil ajalah lah Nek rejeki Nenek. Orang yang punya duit juga gak bakal nyari lagi kok walaupun tahu juga kalo udah di Nenek pasti di ikhlasin juga kok. Kebangetan orang itu kalo masih di ambil Nek.

Vio menepuk Jidat sendiri.

7 disukai 2 komentar 4.8K dilihat
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Hehehe... Ya begitulah Kak..Makasih kak @Hidayatullah sudah mampir ke FF aku..😊
Nice.. ikhlas klo bukan miliknya sendiri..
Saran Flash Fiction