Levanter 2
Romantis
Melihat Lilac hanya terdiam duduk di kursi sebelah, Neo yang sedang mengemudi akhirnya mengurangi kecepatan dan menepikan mobilnya. Menarik tangan Lilac hingga membuat tubuhnya bertumpu pada pelukannya, Neo mengeratkan rahang dan tangannya membelai lembut punggung Lilac.
"Sayang, maaf tadi aku pukul Andrew," ucap Neo.
"Aku cuma enggak suka kamu dipeluk dia, meskipun aku tahu kalian sudah bersahabat lama," kata Neo lagi.
"Kapan?" tanya Lilac dengan nada dingin membuat Neo terdiam, tangannya yang semula membelai lembut punggung Lilac, mendadak berhenti. Jantungnya yang justru berdetak cepat mendapat pertanyaan it...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Levanter 2
Tantan
Novel
Incredibel Love
Xielna
Novel
Prolog
Ivana Putri Zacharias
Flash
Lihat Dengar , Rasakan ( Sepucuk Kisah Untuk Bunda )
Alwinn
Novel
Little Bit of Muffin
Bentang Pustaka
Novel
Shana
Bentang Pustaka
Novel
Rama's Story Origins : Shape Of Angel
Cancan Ramadhan
Novel
Caramel Macchiato
Bentang Pustaka
Novel
Seberkas Cinta untuk Dia (SETIA)
Ablagate Rifera
Novel
Nuansa Bening
Lommie Ephing
Novel
The Piece of Broken
Vienz Derrya
Novel
Her Beautiful Eyes
Mizan Publishing
Novel
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Novel
MY LOVE IN AIR (Kubiarkan Cinta Ini Terbang Bebas di Udara)
aisyah nur hanifah
Skrip Film
CERITA ANGEL
Herman Trisuhandi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Levanter 2
Tantan
Cerpen
Bronze
Sleeping Under the Rain
Tantan
Cerpen
Bronze
Matcha & You
Tantan
Cerpen
Bronze
Levanter
Tantan
Cerpen
Bronze
Ice Americano, Please
Tantan
Cerpen
His Humor Vitreous
Tantan
Cerpen
His Humor Vitreous- Side story of Joshua
Tantan
Cerpen
Bronze
His Humor Vitreous P.2
Tantan
Cerpen
Tetanggaku Alien
Tantan
Cerpen
Bronze
Phoebe
Tantan
Cerpen
Bronze
Her Prayer
Tantan
Skrip Film
Paus dan Kucing
Tantan
Novel
Gading
Tantan