Langis
Drama
Aku mengenali mata itu pertama kali di pemakaman Prameswari, salah satu rekan kerjaku di kantor yang sama. Tak seperti mata orang-orang terdekat Prameswari yang sembab, mata itu dingin, kelam dan tak bernyawa. Seolah ia turut mati bersama jiwa Prameswari yang tak lagi ada.
Hari itu cuaca mendung, semesta turut menghantarkan kepergian Prameswari. Gadis ceria berwajah mungil itu pergi dengan cara tak terduga, tanpa sakit tak pula bencana. Tak ada yang tahu sebab pastinya, juga kronologi kenapa Prameswari yang sehat walafiat hingga kemarin meninggal secara tiba-tiba.
Aku dan beb...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Perempuan dalam Episode Selanjutnya
Johanes Gurning
Skrip Film
Tabu
Indah Zuhairani Siregar
Cerpen
Sahabatku Merebut Suamiku
silvi budiyanti
Cerpen
Langis
Yuli Harahap
Cerpen
Sup Ikan Gurame
Cheri Nanas
Novel
Tentang Cika
Diah Puspita Sari
Skrip Film
The Tale of Piano: Neige de Printemps
Nice McQueen
Novel
Rantau 1992
Saras Agustina
Komik
KOE
Chiklarasati
Skrip Film
Cerita Untuk Kenna
sinatrio
Flash
Pamit
Rahmi Azzura
Flash
BADUNI DUTAS
Priy Ant
Cerpen
Penumpang Gelap
Sulistiyo Suparno
Novel
Perjalanan Ke Neraka
Pebriyatna Atmadja
Cerpen
Kereta terakhir
Irvan D
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Langis
Yuli Harahap
Novel
M E M B I R U
Yuli Harahap
Novel
Bronze
Sebelum Pagi
Yuli Harahap
Flash
Tiket Terakhir
Yuli Harahap
Flash
Penaka Dongeng
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Sebelum Petang
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
I B U
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Mungkin di Semesta Lain
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Kupu-kupu Sumbang
Yuli Harahap
Flash
Surat Untuk Kekasihmu
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Untitled
Yuli Harahap
Flash
Untuk Bhumi
Yuli Harahap
Flash
Jatuh Cinta Seharusnya ...
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Perempuan Itu
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Persetan
Yuli Harahap