Disukai
1
Dilihat
8
Empiris Dihadapan Sang Raja Fana
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Suara bising kereta memecah belah keheningan yang ada di setiap jalanan. Dalamnya kereta pun tidak kalah bisingnya. Kereta cepat yang aku tumpangi adalah satu-satunya kereta yang masih beroperasi di daerah tempat tinggalku. Setiap kali kereta berhenti di stasiun, satu persatu orang mulai memadati kereta. Kursi dengan format saling berhadap-hadapan, aku duduk sendiri di salah satu kursi itu sembari melirik ke sekitarku. Manusia memiliki sifat yang berbeda-beda. Namun, kebanyakan dari mereka mudah di tebak. Karir, pekerjaan, kekuasaan, jabatan, harta hingga wanita, aku tahu beberapa dari itu penting. Faktanya kebanyakan mereka terobsesi hingga melakukan segala cara di bandingkan memilih untuk mencapai tujuannya dengan kerja keras dan tekad mulia.

Sosokku, pengkhayal sejati atau orang banyak menyebutku Raja Fana. Seorang penulis gila yang menciptakan banyak sekali karya sastra begitu cepat serta kompleks di dalam otaknya. Bukan gila. ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Rekomendasi