Disukai
1
Dilihat
5
Cakra Sang Nirmala
Aksi
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Perang terus berkecamuk. Tak ada jeda, bahkan untuk sembahyang sejenak. Konfrontasi terus mengalir dalam waktu yang sudah sangat panjang. Mati atau mematikan, hanya itu pilihanya.

“Yudha, awas!” Teriakan Arya yang melihat busur panah banyak menghujani area termpurnya. Melihat teriakan sang kakak, Yudha berlari, berguling, lalu mengangkat perisainya.

Tak tak tak tak! Panah-panah itu terpental. Yudha selamat dari bidikan lawan.

“Huft,” Yudha terpogoh...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Rekomendasi