Antara 45 dan 65 Derajat
Komedi
Namaku Bian, 25 tahun, lulusan Teknik Informatika dari kampus negeri yang cukup ternama. Dulu aku bermimpi ngoding di startup unicorn atau jadi analis data di perusahaan multinasional. Namun, hidup rupanya lebih suka bercanda. Sekarang aku Office Boy, dan ijazahku cuma hiasan di laci yang tak pernah dikunci.
Bosku, Pak Ferdy—empat puluh tahun, manajer operasional—memiliki standar hidup sepresisi penggaris. Dia bisa menghabiskan waktu 5 menit hanya untuk memastikan stapler di mejanya membentuk sudut 45 derajat. Anehnya, dia juga pelupa. Dompetnya sering jatuh di toilet. Tiga kali terjadi bulan lalu. Pernah jug...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Cerpen
Antara 45 dan 65 Derajat
Jasma Ryadi
Cerpen
Tujuh Belasan di Desa Dukun
Rafael Yanuar
Komik
AFTER 18
Agam Nasrulloh
Komik
Jangan Asal Ikut-ikutan
Tethy Ezokanzo
Cerpen
Naskah Orang Mabuk
KusumaBagus Suseno
Flash
Yolo
nirjana
Cerpen
Asal Bapak Senang
dwi faridawati
Cerpen
Serenade Untuk Hafizah
Ravistara
Cerpen
Catatan suami PELOR (nempel molor)
Alhuyaz
Cerpen
Jangan Tertawa, Pamanku Memang Begini
Muttaqin
Komik
KOMIK RETJEH
Kwikku Creator
Komik
Balada Budak Korporat
Jay Ryady
Cerpen
Perjalanan Kaki
Kopa Iota
Cerpen
Celana Pensil
Astromancer
Cerpen
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Antara 45 dan 65 Derajat
Jasma Ryadi
Flash
Senja yang Dilepas
Jasma Ryadi
Flash
Semangkuk Bakso
Jasma Ryadi
Flash
Rumah Tanpa Isinya
Jasma Ryadi
Flash
Aku dan Sebatang Rokok di Tangannya
Jasma Ryadi
Flash
Bulan ke-10
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Inang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Ayah, Ke Mana Orang-Orang Setelah Mati?
Jasma Ryadi
Flash
Mereka Bilang Aku Setan
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Tanganku di Timur, Hatimu di Barat
Jasma Ryadi
Flash
Telepon
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Bingkai Tak Berujung
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Dunia Tanpa Hukum
Jasma Ryadi
Flash
Pelukan Tanah Basah
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Semangkuk Mi Ayam Sebelum Mati
Jasma Ryadi