Bingkai Tak Berujung
Slice of Life
Kupikir ketika sudah beranjak dewasa, aku berhak atas diri sendiri. Aku bisa berkata “iya” atau “tidak” tanpa merasa bersalah. Setiap yang berlaku untukku, maka akulah yang menjadi penentu. Sayangnya, aku masih terlihat seperti anak kecil di mata orang tuaku. Hanya usia yang bertambah, sementara suara tetap kerdil.
“Besok malam kita akan bertemu dengan Nadya dan keluarganya untuk membahas rencana pernikahanmu. Ibu harap kamu mempersiapkan diri untuk itu,” ucap ibuku penuh penekanan.
Menikah. Ibu merencanakan pernikahanku tanpa aba-aba dan tanpa persetujuanku. Khayalanku saja bahkan belum meny...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bingkai Tak Berujung
Jasma Ryadi
Cerpen
KOMPAS
Retchaan
Cerpen
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay
Cerpen
Komisaki Naumi
Komisaki Naumi
Cerpen
Senja di Langit Lahewa
Shinta Puspita Sari
Cerpen
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Manto dan Ayam Robot Bertopi Koboi
Arief Rahmanto
Cerpen
Belum Bisa Bertemu Tapi Bertamulah
Firlia Prames Widari
Cerpen
Telepon Iseng!
Noer Eka
Cerpen
Déjà Vu
Firman Fadilah
Cerpen
Peran
Adrikni LR
Cerpen
Gunung dan Kucingnya
Nidaul Ainiyah
Cerpen
Alasan Tuhan!
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bingkai Tak Berujung
Jasma Ryadi
Flash
Kamar 304
Jasma Ryadi
Flash
Jejak
Jasma Ryadi
Flash
Museum Kenangan
Jasma Ryadi
Flash
Mengasuh Sabar
Jasma Ryadi
Flash
Maaf, Aku Lelah
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Berbagi Rumah
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Anto dan Sebatang Rokok
Jasma Ryadi
Flash
Aroma Semur
Jasma Ryadi
Flash
Gerimis yang Percuma
Jasma Ryadi
Flash
Bagaimana Jika Aku Tidak Menikah?
Jasma Ryadi
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Flash
Layangan di Langit Hitam
Jasma Ryadi
Flash
Sepatu Basah
Jasma Ryadi
Flash
Sisa Siang
Jasma Ryadi