11. Scene 51 - 54
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

51. EXT. TERAS RUMAH PAK DANI - LANJUTAN

SFX: CRACK! - percikan api menyambar dalam gelap.

Warga bersorak, memanas-manasi. Slamet dan Pak RT mencoba menahan, tapi didorong mundur oleh Dedi dan pemuda lain.

Tarjo menekan sekali lagi, sekuat tenaga.

SFX: TAK! KLANG!

Gembok besi hitam - simbol dua tahun misteri - terbelah dua. Jatuh berdentang ke lantai semen.

Keheningan mendadak menyelimuti pekarangan.

TARJO
(napas memburu, menoleh ke warga)
Putus! Gemboknya sudah putus!

Sorakan meledak. Massa menerobos maju.

52. EXT. TERAS RUMAH PAK DANI - LANJUTAN

Tarjo mendorong pintu.

SFX: KREEEKKK... - pintu terbuka lebar. Cahaya obor menerangi ruang dalam yang gelap.

53. INT. RUMAH PAK DANI - RUANG TAMU - MALAM - LANJUTAN

Warga bagai gelombang air bah menyerbu masuk tanpa permisi. TARJO memimpin, membanting penutup meja, meraba-raba kaki meja mencari selot rahasia.

TARJO
(berteriak)
Periksa semua sudut! Periksa bawah meja, belakang lemari, kolong kasur!

54. INT. RUMAH PAK DANI - KAMAR TIDUR - LANJUTAN

Tarjo menyapu kelambu kain hingga lepas, menarik sprei kasur kasar, membalik bantal. Meraba-raba kolong dipan.

DEDI menyodorkan senter ke kolong tempat tidur - bersih, hanya ada dua pasang sandal karet tua.

Di ruang tamu, BU SUMI mengacak isi lemari pakaian - hanya menemukan kain sarung, mukena, dan seragam sekolah anak-anak yang terlipat rapi.

PAK KARSO mengetuk-ngetuk dinding papan mencari ruang berongga - hanya suara kayu padat biasa.

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)