Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
TEMPURUNG MERAH MUDA
Memoar tentang cinta, luka, dan seni mengikhlaskan.
Di sebuah kota yang penuh kenangan, tahun 2018 menjadi saksi bisu perjalanan cinta yang tak selesai. Memoar ini mengajak pembaca menyelami kisah nyata yang sederhana namun dalam—tentang dua hati yang pernah bertemu, berjalan bersama, lalu perlahan menjauh tanpa sempat benar-benar mengucap selamat tinggal.
Lewat sudut pandang reflektif dan puitis, penulis merangkai kepingan kenangan menjadi catatan perasaan yang jujur dan apa adanya. "Tempurung Merah Muda" adalah simbol dari kerentanan, harapan, dan perlindungan yang kita ciptakan sendiri agar tidak patah saat mencinta.
Untuk kamu yang pernah jatuh cinta, kehilangan, atau masih belajar mengikhlaskan, memoar ini bisa jadi ruang teduh untuk berhenti sejenak dan merangkul luka dengan lapang.
Memoar tentang cinta, luka, dan seni mengikhlaskan.
Di sebuah kota yang penuh kenangan, tahun 2018 menjadi saksi bisu perjalanan cinta yang tak selesai. Memoar ini mengajak pembaca menyelami kisah nyata yang sederhana namun dalam—tentang dua hati yang pernah bertemu, berjalan bersama, lalu perlahan menjauh tanpa sempat benar-benar mengucap selamat tinggal.
Lewat sudut pandang reflektif dan puitis, penulis merangkai kepingan kenangan menjadi catatan perasaan yang jujur dan apa adanya. "Tempurung Merah Muda" adalah simbol dari kerentanan, harapan, dan perlindungan yang kita ciptakan sendiri agar tidak patah saat mencinta.
Untuk kamu yang pernah jatuh cinta, kehilangan, atau masih belajar mengikhlaskan, memoar ini bisa jadi ruang teduh untuk berhenti sejenak dan merangkul luka dengan lapang.
#1
Tempurung yang retak di bawah senja
#2
Kota itu bernama kenangan
#3
Yang tak di rencanakan
#4
Senyuman yang membuatku pulang
#5
Tanda-tanda yang tak kubaca
#6
Hujan tak pernah salah turun
#7
Luka yang belajar diam
#8
Belajar mengiklaskan
#9
Tempurung merah muda
#10
Untuk mu
#11
Yang tersisa di senyap
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
433
Tentang Penulis
Edi sandayu
Saya menyukai hujan, senja, dan kata-kata yang tak selesai. Lewat tulisan, saya menuangkan yang tak bisa diucapkan, dan mencari yang tak pernah ada.
Bergabung sejak 2025-07-21
Telah diikuti oleh 39 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 9,811 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Tempurung merah muda
Edi sandayu
Novel
ALUNA
Reza Lestari
Novel
Turiyan Runtuh (Bukan Durian Runtuh)
Ais Aisih
Skrip Film
Berita Bercerita
Nurhafifah
Skrip Film
Naskah Terakhir Dera
Nicanser
Flash
Bahagia & Lara
pelantunkata
Cerpen
Memento
Risman Senjaya
Novel
Our Destiny
Resha
Novel
Tanah Lapang (Antologi Cerpen)
Ali Satri Efendi
Komik
a Hero
Nur.Suji
Skrip Film
KERETA
Panca Lotus
Flash
PENJARA
Aniela
Flash
Pendongeng Keliling
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Seuntai Kata Maaf
Muktiar Selawati
Cerpen
Sial
Zaki S. Piere
Rekomendasi