Genre → Drama Telah Selesai
SUNDAL
Mulai membaca
Blurb
Sri Ningsih, nama sebenarnya. Dia menjelma tiga perempuan yang berbeda dalam beberapa fase hidupnya: Menjadi Ningsih, seorang gadis pemulung sampah yang hidup begitu memprihatinkan bersama Mak Jum yang Ningsih kira ibunya padahal bukan. Menjadi Sarah Angela, perempuan penghibur yang merindukan kebebasan. Sarah selalu merasa bahwa apa yang dilakukannya, suatu saat harus dihentikannya. Ia merasa telah menghkianati Mak Jum, perempuan yang pernah merawatnya. Pada fase ini, Sarah Angela bertemu dengan lelaki yang membuat dirinya memutuskan untuk melarikan diri dan berhenti menjadi wanita penghibur. Menjadi Sri, perempuan yang ingin mengubur masa lalunya yang pekat dengan mengasingkan diri di tempat antah-berantah. Di tempat inilah Sri mendapatkan sebuah kedamaian hidup, dan merasa bahwa ia masih bisa dihargai selayaknya seorang manusia. Di fase ini pula ia mendapatkan ujian hidup: dicaci, difitnah, bahkan diusir seolah dirinya melakukan sebuah kesalahan besar yang tak termaafkan. Namun, di fase inilah ia bertemu dengan lelaki yang selama ini ia cari.
Ningsih dilahirkan sebagai anak perempuan kurang beruntung. Ibunya seorang pelacur dan bapaknya adalah salah satu dari sekian lelaki yang sudah tidur dengan ibunya. Sri dibuang ketika tangis pertamanya pecah. Seorang perempuan berhasil menemukannya teronggok di antara tumpukan sampah yang menggunung sebelum tubuhnya hampir saja dimakan anjing. Mak Jum, perempuan itu merawatnya seperti anaknya sendiri, meski dengan segala kekurangan yang mengimpit kehidupannya.
Keterbatasan ekonomi membuat Ningsih bersikeras untuk bisa mengubah hidup. Jakarta menjadi tempat pelarian untuk menuntaskan keinginannya itu. Jakarta menjadi tempat ia meraih kebahagiaan dan kesenangan, tetapi di kota ini pula harga diri dan imannya ia gadaikan dengan terpaksa. Ningsih berkubang dalam lembah penderitaan dan dosa. Ningsih menjadi seorang wanita penghibur. Wajah dan tubuhnya yang sempurna menurut Mama Dahlia, menjadi asset paling berharga bagi rumah hiburan yang ia dirikan. Ningsih menjadi seorang Sarah, primadona dengan tarif paling mahal di antara wanita penghibur lainnya. Sarah tidak ingin menjadi wanita penghibur, tetapi takdir telah menyeretnya. Mama Dahlia adalah otak dari semua permulaan itu.
Sarah menikmati hidup yang bergelimang kemewahan dengan melupakan tujuan hidup utama ketika meninggalkan maknya: membahagiakannya. Maknya tidak pernah tahu kalau Sarah melacurkan diri. Maknya meninggal beberapa waktu kemudian. Bahkan Sarah tidak berminat untuk pergi ke makamnya. Ia merasa terlalu kotor untuk berada di persemayaman terakhirnya.
Sarah mengabdikan tubuh dan hidupnya kepada uang. Lelaki datang dan pergi untuk sekadar menikmati tubuhnya. Hati kecilnya ingin berhenti. Namun, Mama Dahlia kerap mengancam akan membunuhnya bila ia memaksa. Badra muncul dan menginginkan Sarah berhenti melacur. Badra, lelaki asing yang sebenarnya datang bukan untuk melacur. Ibunya seorang wanita penghibur. Badra memaksa ibunya untuk berhenti, ibunya menolak. Badra diusir dari rumah. Semenjak itu ia bertekad untuk menginsyafkan wanita penghibur mana pun agar kembali ke jalan yang benar. Tidak satu orang wanita penghibur pun mau melakukannya. Badra berharap padanya agar ia mau melakukannya. Sarah marah pada saat itu, tetapi entah kenapa hari demi hari berikutnya kalimat-kalimat Badra berhasil membuat pikirannya menginginkan itu terjadi. Sarah mulai dilanda kebimbangan, keinginan itu kian menguat. Pada akhirnya Sarah mulai melakukan berbagai cara agar ia bisa keluar dari Rumah Hiburan Malam Mama Dahlia.
Sarah berhasil melarikan diri dari rumah hiburan itu ketika tiba-tiba ia merasakan bahwa perutnya membuncit. Ternyata ia sedang hamil, entah oleh lelaki yang mana. Sarah tidak berpikir bahwa siapa calon bapaknya. Yang Sarah pikirkan ia adalah ibu sekaligus bapaknya yang akan menjaganya. Sarah memutuskan untuk hijrah dan menetap di sebuah tempat terpencil agar tidak seorang pun tahu masa lalunya yang kelam itu.
Di pengasingan, banyak lelaki tertarik kepadanya karena wajah dan kemolekannya. Lelaki-lelaki itu saling berlomba untuk mendapatkannya sementara Sri—di tempat ini ia menghapus nama Sarah, maupun Ningsih—sudah berjanji bahwa tidak seorang lelaki pun berhak mendapatkannya kecuali Badra. Badra yang telah berhasil mengubah hidupnya. Kepada Badralah kelak ia akan mengabdikan diri. Walau pada kenyataannya ia tidak pernah tahu Badra ada di mana. Sri yakin suatu saat Badra akan datang dan meminangnya sesuai yang Badra janjikan.
Sri sudah damai dengan kehidupannya kini meski harus hidup dengan segala keterbatasan. Namun, masalah muncul seiring berdatangannya para lelaki ke tempatnya tinggal. Mereka menginginkan Sri. Mereka dengan segala cara ingin mempersunting Sri. Keadaan ini membuat para perempuan yang cemburu mulai geram. Namun, pada fase ini Sri berhasil bertemu dengan Badra.
Tokoh Utama
Sri
Ningsih
Sarah Angela
Badra
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
8
Dibaca
3.5k
Tentang Penulis
Utep Sutiana
Author of The Apartment - Bhuana Sastra, Hopeless Cries - AT Press, Running to Hanzin - Rosebook, The Jonas Cooper: Story of Joni Konci - Lokamedia, etc.
Bergabung sejak 2020-05-05
Telah diikuti oleh 346 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 72,080 kata
Rekomendasi