Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Koloni semut yang tampak tenang menyimpan getaran rahasia kekuasaan. Semut Hitam No. 47 dijebak, propaganda mengalir deras, ingatan masa lalu menuntut ketaatan. Dewan retak, SKT bangkit, rakyat terhimpit antara harapan dan ketakutan. Dalam intrik, pengkhianatan, dan perlawanan tersembunyi, reformasi dipertaruhkan bisakah kebebasan lahir dari tanah yang selalu mengingat?
Tokoh Utama
Semut Hitam Empat Tujuh
#1
Republik Semut Pengerat
#2
Ratu, Koloni, dan Kudeta Semut Pekerja
#3
Tanah yang Merekam Jejak
#4
Getaran yang Kembali
#5
Tanah yang Menolak Dibisuhkan
#6
Mereka yang Dijuluki Pemecah Getaran
#7
Getaran-Getaran yang Mengaku Demi Koloni
#8
Musyawarah yang Retak dan Malam yang Terlalu Panjang
#9
Malam Retakan dan Getaran Palsu
#10
Pengadilan
#11
Lorong-Lorong yang Mengingat
#12
Perang Narasi dan Retakan Dewan
#13
Malam Kudeta Yang Sunyi
#14
Ini Bukan Reformasi
#15
Pemerintahan Baru yang Lama
#16
Kesadaran Terakhir 47
#17
Tahun-Tahun Tanah Retak
#18
Pengasingan Tanah Lembap
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
1.8k
Tentang Penulis
Nawala
-
Bergabung sejak 2025-11-20
Telah diikuti oleh 17 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 12,132 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Republik Semut Pengerat
Nawala
Novel
Jual Bibit Bayi
Aroem Aziez
Flash
Lycoris Radiata
Rein
Novel
PITA HITAM
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Meskipun Dia Bukan Anakmu
Titin Hartini
Novel
Halaman Paling Belakang
Vitri Dwi Mantik
Novel
I Jump Alone Into The Sea
Vitri Dwi Mantik
Novel
Berdiam Dalam Gelap
Davie Al-Fattah
Novel
Cinta, Kesehatan, dan Munajat Emha Ainun Nadjib
Noura Publishing
Novel
Bahtera yang Hampir Karam
Baretta
Novel
Melati di Tangan Sang Penguasa Buta
Titah Kesumawardani
Cerpen
Langit Shanghai di Ujung Musim Gugur
Netty
Novel
Bingkai yang Retak
Denns
Cerpen
Maaf Malam Minggu ini Aku di Lubang Buaya, Sayang
Silvarani
Cerpen
September di Kota Kembang
Silvarani
Rekomendasi