Daftar isi
#1
Republik Semut Pengerat
#2
Ratu, Koloni, dan Kudeta Semut Pekerja
#3
Tanah yang Merekam Jejak
#4
Getaran yang Kembali
#5
Tanah yang Menolak Dibisuhkan
#6
Mereka yang Dijuluki Pemecah Getaran
#7
Getaran-Getaran yang Mengaku Demi Koloni
#8
Musyawarah yang Retak dan Malam yang Terlalu Panjang
#9
Malam Retakan dan Getaran Palsu
#10
Pengadilan
#11
Lorong-Lorong yang Mengingat
#12
Perang Narasi dan Retakan Dewan
#13
Malam Kudeta Yang Sunyi
#14
Ini Bukan Reformasi
#15
Pemerintahan Baru yang Lama
#16
Kesadaran Terakhir 47
#17
Tahun-Tahun Tanah Retak
#18
Pengasingan Tanah Lembap
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#6
Mereka yang Dijuluki Pemecah Getaran
Bagikan Chapter
Chapter Sebelumnya
Chapter 5
Tanah yang Menolak Dibisuhkan
Chapter Selanjutnya
Chapter 7
Getaran-Getaran yang Mengaku Demi Koloni
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Flash
Refleksi Terakhir
Cerpen
NOKTRA
Flash
Dosa dari Surga
Cerpen
Lyan
Flash
Laki-laki juga boleh menangis, Nara. . . .
Novel
Please, Bloom!
Cerpen
Seblak vs Mie Jebew
Flash
Cuci Tangan
Cerpen
Gadis & Rongsokan
Novel
Gang Sukacita, 1998
Novel
Yusuf Zulaikha
Novel
Fana
Cerpen
Abah Anom
Novel
Yang Kepergiannya Seolah Demi Kebaikan
Cerpen
Bila Esok Matahari Bersinar Cerah
Novel
Rancak Bumi & Sakti Mandraguna
Cerpen
Peluru di Kepala Pacarku
Novel
Melepas Bayangan
Novel
Kuncup Berlian
Novel
LAVENDER HITAM