Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Jakarta, 1985.
Laras Ayuningrum hanya bekerja menyalin kaset. Ia bukan polisi, bukan wartawan, dan tidak pernah berniat menyelidiki kematian siapa pun.
Sampai sebuah tape recorder bekas meninggalkan satu kaset tanpa label di mejanya.
Di dalamnya, seorang lelaki memperkenalkan dirinya dengan tiga belas nama berbeda. Setelah nama terakhir, terdengar suara perempuan yang memintanya mengulang semuanya tanpa berpikir.
Empat tahun sebelumnya, tubuh seorang laki-laki ditemukan terpotong dan tidak pernah berhasil diberi nama.
Laras mulai mencari hubungan antara keduanya.
Setiap nama dalam kaset membawanya ke sebuah keluarga. Dan setiap keluarga mengenali lelaki yang sama sebagai orang yang berbeda: anak, suami, kakak, teman yang lama tidak pulang.
Mustahil semuanya berkata benar.
Lebih mustahil lagi ketika Laras mulai merasa bahwa beberapa bagian rekaman itu pernah ia dengar sebelumnya.
Pencariannya membawanya pada sebuah jasa kecil bernama Suara Pulang, tempat orang-orang dahulu merekam pesan untuk keluarga yang jauh—dan kepada seorang perempuan bersuara lembut yang mengetahui bahwa terkadang manusia lebih membutuhkan sesuatu untuk dipercaya daripada sesuatu yang benar.
Semakin sering Laras memutar pita itu, semakin sulit ia memastikan apakah ingatan yang muncul memang miliknya.
Sebab lelaki dalam kaset tidak hanya kehilangan nyawanya.
Seseorang telah menghilangkan sesuatu darinya jauh sebelum tubuhnya ditemukan:
hak untuk menjadi satu orang.
Dan ketika Laras akhirnya mengetahui siapa yang membunuhnya, ia harus menentukan apakah kebenaran layak dibuka jika harga yang harus dibayar adalah kehidupan orang-orang yang masih hidup.
Laras Ayuningrum hanya bekerja menyalin kaset. Ia bukan polisi, bukan wartawan, dan tidak pernah berniat menyelidiki kematian siapa pun.
Sampai sebuah tape recorder bekas meninggalkan satu kaset tanpa label di mejanya.
Di dalamnya, seorang lelaki memperkenalkan dirinya dengan tiga belas nama berbeda. Setelah nama terakhir, terdengar suara perempuan yang memintanya mengulang semuanya tanpa berpikir.
Empat tahun sebelumnya, tubuh seorang laki-laki ditemukan terpotong dan tidak pernah berhasil diberi nama.
Laras mulai mencari hubungan antara keduanya.
Setiap nama dalam kaset membawanya ke sebuah keluarga. Dan setiap keluarga mengenali lelaki yang sama sebagai orang yang berbeda: anak, suami, kakak, teman yang lama tidak pulang.
Mustahil semuanya berkata benar.
Lebih mustahil lagi ketika Laras mulai merasa bahwa beberapa bagian rekaman itu pernah ia dengar sebelumnya.
Pencariannya membawanya pada sebuah jasa kecil bernama Suara Pulang, tempat orang-orang dahulu merekam pesan untuk keluarga yang jauh—dan kepada seorang perempuan bersuara lembut yang mengetahui bahwa terkadang manusia lebih membutuhkan sesuatu untuk dipercaya daripada sesuatu yang benar.
Semakin sering Laras memutar pita itu, semakin sulit ia memastikan apakah ingatan yang muncul memang miliknya.
Sebab lelaki dalam kaset tidak hanya kehilangan nyawanya.
Seseorang telah menghilangkan sesuatu darinya jauh sebelum tubuhnya ditemukan:
hak untuk menjadi satu orang.
Dan ketika Laras akhirnya mengetahui siapa yang membunuhnya, ia harus menentukan apakah kebenaran layak dibuka jika harga yang harus dibayar adalah kehidupan orang-orang yang masih hidup.
Tokoh Utama
Laras Ayuningrum
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
2
Tentang Penulis
Muhammad Agra Pratama Putra
Cuma seseorang yang hobi menuangkan ide biar kepala nggak meledak sendiri.
Kadang nulis horor, kadang nulis cinta, kadang nulis yang bahkan nggak ngerti itu genre apa.
Nggak ada target jadi penulis terkenal asal tulisannya ada yang baca dan bilang "eh lucu juga" atau "serem banget sih!" itu udah cukup.
Intinya: nulis buat senang-senang, kalau kamu senang juga pas baca. . . ya berarti kita sehati.
Kadang nulis horor, kadang nulis cinta, kadang nulis yang bahkan nggak ngerti itu genre apa.
Nggak ada target jadi penulis terkenal asal tulisannya ada yang baca dan bilang "eh lucu juga" atau "serem banget sih!" itu udah cukup.
Intinya: nulis buat senang-senang, kalau kamu senang juga pas baca. . . ya berarti kita sehati.
Bergabung sejak 2025-05-21
Telah diikuti oleh 73 pengguna
Sudah memublikasikan 8 karya
Menulis lebih dari 160,992 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
PITA HITAM
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Melawan Arus: Jejak Rania
Sutan Azis
Novel
Pangeran dari timur
Bentang Pustaka
Novel
Sejarah Islam yang Hilang
Bentang Pustaka
Novel
Mikiran Yayat: Dari Yayat, Oleh Yayat, Untuk Rakyat
Bentang Pustaka
Novel
Prahara Diakhir Tahta
Fitri Yeni Musollini
Novel
Catatan Suami Gebleg
Firmansyah Slamet
Novel
Anatomi Kanvas Mati
Langgeng Ikhtiar Pribadi
Cerpen
MISSING THE PRESENCE OF A FATHER FIGURE
Velly meyliani
Novel
Sangkar Duri
Tiri Tirtha
Novel
EMPAT JEJAK DI KYOTO Kunci Amaterasu dan Takdir Dua Dunia
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
Penyintas Waktu
Ren Muhammad
Novel
S-Class Guide Ingin Menjadi Tukang Roti
Noctis Reverie
Flash
SRIKANDI - Brave Warrior of Pandawa
Donquixote
Novel
Sandal Jepit dan Kaos Oblong
Umar alattas
Rekomendasi
Novel
PITA HITAM
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Bronze
Gudang Ketawa: Tiga Teknisi, Satu Kantor, Banyak Cerita
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
TERIKAT
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Erau: Festival untuk yang Hidup dan Mati"
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
LDR: Love, Drama, Receh
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Bayangan dalam Diri
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Kami Baik-Baik Saja (Katanya)
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Daun yang Pernah Bernama Luka
Muhammad Agra Pratama Putra