Genre → Drama Telah Selesai
Original Soundtrack of My Life
Mulai membaca
Blurb
Bagi Bunda Manda, kehidupan seperti sebuah film. Film membutuhkan original soundtrack. Bunda Manda tak tahu siapa soundtrack pelengkap hidupnya.
Ketidaktahuan itu berawal ketika suaminya, Ayah Calvin, meninggalkannya selama tujuh tahun. Pria yang terpaut 15 tahun dengannya itu hanya memprioritaskan keluarga kandungnya. Ayah Calvin menghilang tak lama setelah Bunda Manda melahirkan putri mereka yang diberi nama Silvi.
Selama tujuh tahun, hidup Bunda Manda jungkir-balik. Ia membesarkan Silvi bersama Papanya, Opa Hilarius. Wanita 32 tahun itu pun harus mengelola usaha katering sambil mengurus Opa Hilarius yang mengidap kanker darah. Untunglah Opa Hilarius memiliki semangat hidup yang tinggi dan bertekad tak ingin menyusahkan anak perempuannya.
Silvi tak jemu menanyakan tentang Ayahnya. Bunda Manda menjawab jika ayah Silvi sudah meninggal. Jawaban Opa Hilarius berbeda. Katanya, Silvi akan bertemu Opa Hilarius bila sang kakek telah tiada.
Opa Hilarius meninggal beberapa waktu kemudian. Di hari kematian itulah Ayah Calvin muncul kembali. Ayah Calvin sudah selesai mengurus seluruh keluarganya. Kini tugasnya selesai. Ia ingin memperbaiki hubungan dengan Silvi dan Bunda Manda.
Mula-mula mereka berdua menolak kehadiran Ayah Calvin. Lambat laun hati mereka luluh dengan kesungguhan Ayah Calvin. Demi istrinya, Ayah Calvin rela meninggalkan kemewahan dan hidup sederhana bersama mereka.
Perjuangan Ayah Calvin untuk memperbaiki keadaan cukup berliku. Ia harus berhadapan dengan jewelry sibling, dua kakak-beradik dari keluarga pengusaha berlian. Barki, si sulung, tipe lelaki yang menolak pernikahan tetapi terobsesi memiliki anak perempuan. Nanda, si bungsu, menaruh hati pada Bunda Manda.
Hidup bertambah runyam. Ayah Calvin kecewa pada Bunda Manda yang menyembunyikan kondisi Silvi. Putri semata wayang mereka mengalami disleksia. Keadaan mentalnya pun tak sehat. Kerap kali Silvi melukai diri.
Jewelry sibling membayangi pergerakannya. Silvi yang berekbutuhan khusus dan belum tertangani dengan baik. Dirinya dianggap sudah meninggal. Sikap dingin Bunda Manda. Semua itu membuat Ayah Calvin tertekan. Tekanan batin memperburuk kondisi kesehatannya. Pria dengan kelainan darah kental itu jatuh sakit. Dalam sakitnya, ia selalu ada untuk Silvi dan Bunda Manda.
Silvi dipindahkan dari sekolah biasa. Sekarang ia homeschooling. Ayah Calvin sendiri yang mengajarinya. Dengan sabar, Ayah Calvin melatih Silvi dengan latihan multisensorik. Sebuah metode latihan membaca bagi anak disleksia dengan melibatkan lebih dari satu indera. Besarnya pemahaman Ayah Calvin tentang Silvi sedikit banyak membuat hati Bunda Manda meleleh.
Sementara itu, jewelry sibling terus bergerak. Mereka berusaha merebut Silvi dan Bunda Manda. Lewat Revan, sahabat Ayah Calvin yang memiliki stasiun TV, mereka membuat skenario agar Ayah Calvin jauh dari keluarga kecilnya. Skenario mereka gagal.
Bulan suci tiba. Silvi baru tahu kalau dia dan Ayahnya tak bisa berdoa bersama. Silvi dan Bunda Manda berbeda keyakinan dengan Ayah Calvin. Sebisa mungkin Ayah Calvin meyakinkan Silvi jika perbedaan keyakinan di antara mereka tak menghalangi besarnya cinta ayah untuk anaknya.
Silvi sedih dan kecewa. Sisi hatinya belum bisa menerima kenyataan. Ia tak seperti kebanyakan ayah teman-temannya yang bisa berdoa bersama. Kesedihan itu Silvi curahkan pada Barki. Sulung jewelry sibling itu mengambil kesempatan dalam kesempitan. Dia merayu Silvi untuk menginap di kediamannya.
Semula Silvi senang tinggal bersama Barki. Pria itu berdoa bersamanya dan memanjakannya dengan fasilitas premium. Lama-kelamaan Silvi membandingkan Barki dengan ayahnya. Silvi rindu Ayah Calvin. Barki tak seperti ayahnya yang selalu ada untuknya. Barki terlalu sibuk mengurus bisnis. Silvi pun kabur dari rumah dan melepas rindu dengan Ayah Calvin.
Sementara itu, Nanda dan Bunda Manda merenung. Nanda merenungkan cintanya, Bunda Manda merenungkan pilihan. Akhirnya mereka mengambil sebuah keputusan: mereka tak dapat bersatu seperti film dan original soundtracknya. Nanda membebaskan Bunda Manda untuk kembali dengan pria pilihannya. Ayah Calvin adalah soundtrack yang sesungguhnya dalam hidup Bunda Manda.
Tokoh Utama
Calvin Wan
Amanda Zita Tedjokusumo
Barki Laksana Mueler
Silvi
Nanda Syah Alam Mueler
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
30
Dibaca
4.6k
Tentang Penulis
princess bermata biru
Maurinta, lahir tanggal 9 September 1997. Penulis pernah aktif di organisasi Paduan Suara Mahasiswa. Gadis penyuka warna putih yang tertarik pada isu rasisme dan toleransi pluralisme. Ia menyabet penghargaan Penulis Muda Terbaik dari Serikat Perusahaan Pers dan Kementerian BUMN dalam Kompetisi Debat dan Menulis Kementerian BUMN 2014. Pada tahun 2017, penulis menjadi pemakalah di Seminar Nasional Badan Bahasa Kemdikbud. Di tahun yang sama, penulis pernah menjadi pengisi acara dalam program Kabar Islam TV One. Tahun berikutnya, penulis pernah menjadi co-host dalam program Suara Difabel RRI Pro 1 Bandung dan bintang tamu dalam talk show Dunia Wanita. Penulis juga mantan penyiar cilik di 94,3 Bercahaya FM sebagai pembawa acara "Aksis Kecil". Oktober 2018, penulis menerbitkan jurnal di SSRN berjudul "Slanting Eyes, Blue Eyes, and Views About non-native in Kompasiana.com: Critical Discourse Analysis". Alumni DJ Arie Broadcasting School itu menggarap proyek sandiwara radio satu episode bertajuk Rahasia 17 April di RRI Pro 1 Bandung di awal 2019. Novelnya, The Chosen Lady, diterbitkan Stiletto tahun 2017. Buku-bukunya antara lain Kematian Tak Mengakhiri Cinta (Nulisbuku, 2011), Please Don"t Leave Me, My Brother (Mizan Publishing, 2012), I Love You Because Allah (Mizan Publishing, 2014), Akan Ada Akhir (Mizan Publishing, 2014), Teman Kecilku (BLBI, 2015), The Angel"s Melody (CV Lentera Abadi, 2016), The Chosen Lady (Stiletto Indiebook, 2017), Dear Malaikat Izrail (Benito Publisher, 2019), Mata Pengganti (AT Press, 2019) dan Cahaya Di Langit Itu (Jentera Pustaka, 2020), Voice (AT Press, 2020). Menyusul buku berikutnya, Mata Pengganti terbit di AT Press. Calvin, Jose, Alea (segera terbit di AT Press). Novel lainnya yang akan terbit pula berjudul Retret, Rest, Love (akan diterbitkan oleh Benito Publisher), Dekade (segera terbit di Our Suhamedia), dan Surat-Surat Gabriel (akan terbit di Salampedia). Saat ini penulis aktif menulis di www.kompasiana.com/latifahmaurintawigati. Gadis bermata biru ini menjadi nomine best fiction Kompasiana Awards 2019 dan awardee LPDP. Ia penyuka modeling, pernah mengikuti Snandung Mokkalatte, Putra-Putri Bumi Siliwangi, dan menjadi salah satu model peraga busana kain serat pewarna alam dalam pameran Empu di Collabox Creative Hub 2020. Penulis dapat dihubungi melalui e-mail l.maurinta.wigati@gmail.com.
Bergabung sejak 2020-05-30
Telah diikuti oleh 363 pengguna
Sudah memublikasikan 11 karya
Menulis lebih dari 365,349 kata
Rekomendasi