Judi
Religi
Berapa kali Marjono utang padaku? Seribu kali atau lebih, entahlah. Seharusnya aku mengusirnya atau menghindar bila Marjono muncul, tapi aku tak tega. Hanya aku yang masih mau berteman dengannya. Hanya aku yang masih terpedaya oleh wajah memelasnya tiap kali lelaki pendek dan kurus itu datang. Hanya aku yang tidak memakinya sebagai calon penghuni neraka!
Suatu pagi, Marjono datang ke rumahku membawa pesawat telepon tua; hitam dan masih cukup mengkilap. Sebuah benda antik yang sangat kukenal.
Dahulu, telepon tua itu berada di sebuah ruangan sempit di sisi belakang kantor kecamatan. Dahulu, aku dan Marjono suka be...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Novel
Patah Hati di Tanah Suci
Bentang Pustaka
Cerpen
Judi
Sulistiyo Suparno
Novel
Met My First Love
Farchah Ba'dal Chazani
Skrip Film
Mahadewi
Lune Rouge
Flash
Dia
Ang.Rose
Novel
KARYA-NYA KONTRIBUTOR NURANIKU: Edisi 2023
Nuraniku UNJ
Novel
ketika namamu menjadi sebuah epilog cinta yang tak pernah usai
Ahmad Ihsan Prayoga
Novel
Stop Pretending Start Practicing
Noura Publishing
Novel
Air Mata Cinta
Coconut Books
Flash
Saksi di Sudut Taman
KOJI
Flash
Mimpiku
Nuzulul Rahma
Novel
Tumbuh Dari Hati
Hendrini Esvi W
Cerpen
Naraya
Bella Merabella
Flash
Integral Iftitah
Silvarani
Novel
Promise You
Elisa Fitria
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Judi
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Pendengar Setia
Sulistiyo Suparno
Flash
Nyonya Gerda dan Sepasang Rusa
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Tas Papa
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Kecupan Rere
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Potong Tangan
Sulistiyo Suparno
Flash
Sekali Saja Aku Mencintaimu
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Gadis Panggilan di Pelataran Masjid
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Disiplin
Sulistiyo Suparno
Flash
Doa Pedagang Sepatu
Sulistiyo Suparno
Flash
Gadis Payung
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Menjaring Matahari
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Anak Jambret
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Setelah Tidak Bermotor Lagi
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Patmo & Cerita Kematian Anaknya
Sulistiyo Suparno