Huruf Pertama
Slice of Life
Rani menatap layar laptop yang menyala terang di kamarnya yang redup. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam, tapi matanya masih terbuka lebar. Bukan karena ia sedang menyelesaikan pekerjaan kantor atau menonton drama Korea favoritnya. Malam ini, seperti ratusan malam sebelumnya, ia mencoba menulis.
Tapi kursor di dokumen kosong itu hanya berkedip-kedip, seperti sedang mengejeknya. "Katanya mau jadi penulis? Kok belum nulis apa-apa?" begitu kira-kira makian yang dibayangkan Rani keluar dari kursor sialan itu.
Di sampingnya, tumpukan buku novel tebal dan tipis berserakan di meja. Ada karya Pidi Baiq, Dee Les...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Huruf Pertama
Ismi Faiza
Cerpen
Makam keramat
Ridhawd
Cerpen
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Cerpen
Pergi Dengan Angin
Viona fiantika
Cerpen
Langkah yang Tak Seirama
Riadatun Hasanah
Cerpen
-2. Rumpang
Rumpang Tanya
Cerpen
Aku Belum Selesai, Tapi Aku Bertahan
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Cerpen
(TAK) Harus Jadi PNS
Indira Raina
Cerpen
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani
Cerpen
Aku Si Kucing Otis
Wafa Nabila
Cerpen
Ichie si anak malas
Syifa ai anisa
Cerpen
Guru Utara dan Selatan
Irvinia Margaretha Nauli
Cerpen
Buku yang Hilang II
zain zuha
Cerpen
Tidak Ada Tutug Oncom di Neraka
Imas Hanifah N.
Cerpen
Sabda Pasar
Galang Gelar Taqwa
Rekomendasi