Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Aku, namaku, Pandong dan aku punya satu pengakuan.
Harus kuakui bahwa aku adalah seorang pengagum hal-hal yang berbau kertas. Dan perihal berbau kertas itu, aku dapat menemukannya pada tumpukan buku, pepohonan, pulpen bekas jamahan catatan lusuh, surat-surat romansa buat kekasih, puisi jenaka, cerita karangan pendek, khayalan, catatan panjang, dan koran-koran bekas. Juga pada pipi, bibir, tubuh milik Sang Dara Agung dan dinding-dinding kamarku sendiri.
Kertas, aku rasa adalah hasil penemuan terbaik yang pernah dicapai umat manusia; sebuah kemashyuran tiada tara. Tanpa tanding. Sungguh, tiada tandingnya.
Salam juga patut disampaikan untukmu, Sang Dara Agung, dari aku—seorang yang dulu pernah menjadi asing—yang kini takut pada kematian.
Dan untuk itulah, karena aku seorang yang mengagumi hal-hal yang berbau kertas, maka atas izin Yang Maha Kuasa aku akan tuliskan satu catatan yang lebih panjang lagi, yang datang dari suatu masa indah di usia mudaku.
Sebuah masa di mana aku, adat, tradisi, ilmu pengetahuan, penemuan, cinta, perempuan muda berdarah agung, tragedi, kepergian, kehilangan, dan orang asing, berjumpa, berkanjang, berkumpul menjadi satu di Lamba-tanah kelahiranku.
Kisah ini terjadi ketika usiaku masih dua puluh satu tahun.
Harus kuakui bahwa aku adalah seorang pengagum hal-hal yang berbau kertas. Dan perihal berbau kertas itu, aku dapat menemukannya pada tumpukan buku, pepohonan, pulpen bekas jamahan catatan lusuh, surat-surat romansa buat kekasih, puisi jenaka, cerita karangan pendek, khayalan, catatan panjang, dan koran-koran bekas. Juga pada pipi, bibir, tubuh milik Sang Dara Agung dan dinding-dinding kamarku sendiri.
Kertas, aku rasa adalah hasil penemuan terbaik yang pernah dicapai umat manusia; sebuah kemashyuran tiada tara. Tanpa tanding. Sungguh, tiada tandingnya.
Salam juga patut disampaikan untukmu, Sang Dara Agung, dari aku—seorang yang dulu pernah menjadi asing—yang kini takut pada kematian.
Dan untuk itulah, karena aku seorang yang mengagumi hal-hal yang berbau kertas, maka atas izin Yang Maha Kuasa aku akan tuliskan satu catatan yang lebih panjang lagi, yang datang dari suatu masa indah di usia mudaku.
Sebuah masa di mana aku, adat, tradisi, ilmu pengetahuan, penemuan, cinta, perempuan muda berdarah agung, tragedi, kepergian, kehilangan, dan orang asing, berjumpa, berkanjang, berkumpul menjadi satu di Lamba-tanah kelahiranku.
Kisah ini terjadi ketika usiaku masih dua puluh satu tahun.
Tokoh Utama
Pandong
Koja
Lusi
Mendeng
#1
Pengakuan
#2
Lamba dan Kepergian
#3
Koja dan Suratnya
#4
Bapak
#5
Oh, Perempuan Muda
#6
Hari Sang Dara Agung
#7
Perempuan itu Bernama Kau
#8
Batas
#9
Datangnya Sebuah Kabar
#10
Perempuan Berbibir Tipis
#11
Utuh, Sepenuhnya, Seluruhnya, Semuanya, Tanpa Setengah-setengah.
#12
Menulis, Menulis, Menulis
#13
Memeluk Sajak
#14
Petuah Dua Kawan
#15
Perjalanan, Sajak-Sajak, dan Manusia Transisi
#16
Lusi
#17
Mawar Itu Sudah Dipetik Tangan Lain
#18
Selamat Tinggal Masa Muda
#19
Sebuah Mimpi yang Menuntun Nasib
#20
Kenangan Lima Hari Memadu Kasih
#21
Perkawinan Tungku Cu
#22
Perjumpaan yang Kedua
#23
Tak Layak untuk Aku Pangkas, Tak Pantas untuk Aku Petik
#24
Lusi dan Kotanya
#25
Hujan dan Romansa
#26
Perseteruan
#27
Surat Kepada Lusi dan Mendeng
#28
"Amin," tutup Koja
#29
Anak Kepala Suku
#30
Saya Menjadi Aku
#31
Surat-Surat Balasan
#32
Menjadi Milikku, Seutuhnya
#33
Akhirnya
#34
12 Desember 1992
#35
Kepadamu, Sang Dara Agung
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
40
Dibaca
9.2k
Tentang Penulis
gamblangmas
Pengagum hal-hal yang berbau kertas.
Bergabung sejak 2023-05-08
Telah diikuti oleh 247 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 121,116 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kuntilawati
jesy-chan
Novel
Kutitipkan Wajahmu Pada Bulan
Imajinasiku
Novel
Orang Lamba
gamblangmas
Skrip Film
Who I'am?
Nisya Nur Anisya
Flash
Lelucon Kehidupan
Tuteyoo
Flash
Tiga Botol yang Tersesat
Arba Sono
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan
Yutanis
Novel
Di Ujung Senja Kau Sebut Namaku
Raida Hasan
Novel
Sebuah Rasa yang Kusebut Rumah
fotta
Flash
25 12
Rifin Raditya
Cerpen
Permainan Sudut Pandang
Andaray
Cerpen
2047
Fajar Muharram
Novel
HOPE
Rizky Karista Syavira
Novel
The Red Haired Woman
Mizan Publishing
Skrip Film
Montase
Nurul A. Putri
Rekomendasi