Novel
Genre → Sejarah
Ngipri Ular
Mulai membaca
Telah selesai
Gratis untuk dibaca
Blurb
Kemiskinan dan hinaan menyeret Hartono ke lembah pesugihan Nyi Blorong. Demi harta dan dendam pada Juragan Sentiko, ia tega mengorbankan putri kecilnya sebagai tumbal pertama. Seketika, roda nasib berputar—Hartono menjadi penguasa pasar dengan harta melimpah ruah. Namun, kekayaan berdarah itu menuntut tumbal demi tumbal. Nyawa warga melayang mengenaskan, sementara rumah megahnya berubah menjadi neraka dingin yang mencekam. Saat kejanggalan gaib kian memuncak, pertengkaran hebat meletus dengan anak sulungnya. Akankah Hartono tersadar sebelum perjanjian iblis merenggut seluruh keluarganya, ataukah dendam akan melumat jiwanya hingga tak tersisa?
Tokoh Utama
Hartono
Murni
Prapti
Sasongko
Juragan Sentiko
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
yesnosalto
Novel ini menawarkan sebuah konfigurasi gotik lokal yang menarik dengan menjadikan pesugihan bukan sekadar perangkat horor, melainkan metafora bagi hasrat manusia yang mengalami deformasi moral. Tokoh Hartono dapat dibaca melalui perspektif Freudian, sebagai subjek yang dikuasai oleh dorongan naluriah, sementara ego dan superego perlahan mengalami keruntuhan di hadapan hasrat akan kekayaan dan dendam. Pengorbanan putrinya memperlihatkan bagaimana thanatos (dorongan menuju destruksi) bekerja secara ekstrem ketika cinta paternal dikalahkan oleh impuls posesif dan agresif. Novel ini ditulis dengan gaya menghibur. Efek seramnya punya bobot namun jelas untuk melancarkan niat narasi dalam menghibur. Tidak ada yang kurang saat saya mendapatkan Nyi Blorong dalam narasi. Kadar horornya dapat dipahami sebagai manifestasi Shadow dalam teks. Jadi, primadonanya adalah sebuah rasa puas. Dan nyatanya, saya puas dengan novel ini.
Disukai
5
Dibaca
411
Tentang Penulis
Haris Fadilah Hryadi
-
Bergabung sejak 2026-03-20
Telah diikuti oleh 28 pengguna
Sudah memublikasikan 23 karya
Menulis lebih dari 88,531 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Rekomendasi