Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
"Demi ketampanan yang abadi, sedalam apa kau berani menggali lubang kutukanmu sendiri?"
Kamandaka adalah pemuda tujuh belas tahun dengan ketampanan yang mampu menyirep seantero Kerajaan Galuh. Pesona fisiknya yang sempurna berhasil memikat hati Ratu Penguasa hingga ia diangkat menjadi Raja Pendamping. Namun, takhta belum memuaskan ambisinya yang sedalam jurang; Kamandaka mendambakan pemujaan yang abadi.
Di malam sebelum penobatan, ia nekat melakukan perjanjian darah dengan kekuatan gaib melalui perantara sebutir buah maja berdenyut. Kamandaka mendapatkan wajah yang menolak menua meski ratusan tahun berlalu dan kerajaannya telah runtuh menjadi puing dongeng. Namun, ia terlambat menyadari konsekuensi mengerikan di balik hadiah gratis sang iblis.
Keabadian itu ternyata berwujud kutukan panggung teater misterius di zaman modern. Setiap malam, Kamandaka dipaksa menjadi tontonan mengerikan. Tubuhnya dimutilasi, dicincang, dan isi perutnya terburai di hadapan penonton yang bersorak histeris, mengira itu hanyalah trik sulap belaka. Ia merasakan perihnya kematian sejati, lalu disembuhkan kembali secara gaib hanya untuk disiksa pada pertunjukan esok hari. Bersama Suarsih, pelayan setianya yang terus merawat luka berdarah tersebut, Kamandaka kini hanya memiliki satu keinginan terbesar di setiap hari ulang tahunnya: mati.
Kamandaka adalah pemuda tujuh belas tahun dengan ketampanan yang mampu menyirep seantero Kerajaan Galuh. Pesona fisiknya yang sempurna berhasil memikat hati Ratu Penguasa hingga ia diangkat menjadi Raja Pendamping. Namun, takhta belum memuaskan ambisinya yang sedalam jurang; Kamandaka mendambakan pemujaan yang abadi.
Di malam sebelum penobatan, ia nekat melakukan perjanjian darah dengan kekuatan gaib melalui perantara sebutir buah maja berdenyut. Kamandaka mendapatkan wajah yang menolak menua meski ratusan tahun berlalu dan kerajaannya telah runtuh menjadi puing dongeng. Namun, ia terlambat menyadari konsekuensi mengerikan di balik hadiah gratis sang iblis.
Keabadian itu ternyata berwujud kutukan panggung teater misterius di zaman modern. Setiap malam, Kamandaka dipaksa menjadi tontonan mengerikan. Tubuhnya dimutilasi, dicincang, dan isi perutnya terburai di hadapan penonton yang bersorak histeris, mengira itu hanyalah trik sulap belaka. Ia merasakan perihnya kematian sejati, lalu disembuhkan kembali secara gaib hanya untuk disiksa pada pertunjukan esok hari. Bersama Suarsih, pelayan setianya yang terus merawat luka berdarah tersebut, Kamandaka kini hanya memiliki satu keinginan terbesar di setiap hari ulang tahunnya: mati.
Tokoh Utama
Kamandaka
#1
BAB 1: Riuh Teater Maut
#2
BAB 2: Paras yang Melintasi Batas Nalar
#3
BAB 3: Perlindungan Khusus dari Orangtua
#4
BAB 4: Aroma Mawar yang Menyihir Desa
#5
BAB 5: Sandiwara di Kebun Kopi
#6
BAB 6: Kecemburuan Para Jejaka Sindang Kasih
#7
BAB 7: Ambisi Menembus Batas Kerajaan
#8
BAB 8: Sumpah Darah Nyi Euis
#9
BAB 9: Teror Mistis di Rumah Panggung
#10
BAB 10: Ritual Ketampanan di Telaga Gaib
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
17
Tentang Penulis
Langit Berawan
Penulis fiksi
Bergabung sejak 2026-07-20
Telah diikuti oleh 8 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 11,828 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
KAMANDAKA : Pemilik Ketampanan Abadi
Langit Berawan
Novel
Aksara Lara Niraksara
Tarisa Adistia
Cerpen
LARUNG SESAJI
Kagura Lian
Novel
Fields of Blood
Mizan Publishing
Novel
Warisan Perempuan Terbuang
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Rumah Tanpa Pagar
Ayumi Hara
Flash
Surat Bahasa Inggris Dari Ratu
Silvarani
Flash
Cap Jempol dari Kartasura
Penulis N
Novel
CORONA DITANGAN MANUSIA
Rizal Azmi
Novel
Dongeng-Dongeng Pengantar Kiamat
Kurnia Gusti Sawiji
Novel
MEMORI 2,5 DEKADE
Rizqiyanabila
Flash
Surat dari Batavia ke Soerabaya
Lentera jingga
Novel
Alauddin Khalji: Sang Penjegal Mongol
Ariel Athahudan Pratama
Novel
Kemelut memorasa
Frisca Amelia
Novel
Persona
Sriwiyanti
Rekomendasi