Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Menyandang nama Arkan Ar Rimbai—yang bermakna pilar yang kokoh dan rimba yang rindang—hidup Arkan justru terjebak dalam bayang-bayang keraguan dan kegagalan masa lalu. Ketika bengkel warisan keluarganya di ambang kebangkrutan, ia terpaksa menghadapi kenyataan terpahit: ketakutannya sendiri.
Melalui lembaran jurnal peninggalan sang ayah, Arkan memulai perjalanan panjang refleksi diri. Ia belajar bahwa menjadi versi terbaik bukanlah tentang kesempurnaan, melainkan keberanian untuk merangkul kegagalan, merubah pola pikir (growth mindset), dan bangkit dengan integritas.
Di tengah intrik bisnis dan tekanan hidup, Arkan harus membuktikan apakah ia mampu menjelma menjadi fondasi yang kokoh bagi keluarganya dan keteduhan bagi sesama.
Sebuah novel tentang waktu, luka masa lalu, dan metamorfosis jiwa yang menginspirasi.
Melalui lembaran jurnal peninggalan sang ayah, Arkan memulai perjalanan panjang refleksi diri. Ia belajar bahwa menjadi versi terbaik bukanlah tentang kesempurnaan, melainkan keberanian untuk merangkul kegagalan, merubah pola pikir (growth mindset), dan bangkit dengan integritas.
Di tengah intrik bisnis dan tekanan hidup, Arkan harus membuktikan apakah ia mampu menjelma menjadi fondasi yang kokoh bagi keluarganya dan keteduhan bagi sesama.
Sebuah novel tentang waktu, luka masa lalu, dan metamorfosis jiwa yang menginspirasi.
Tokoh Utama
Arkan Ar Rimbai
#1
Pagi yang Suram
#2
Pertemuan Canggung
#3
Kegagalan Arkan di masa SMA
#4
Konflik pertama di rumah
#5
Arkan menyendiri di beranda
#6
Tawaran Kerja Sama Berisiko
#7
Arkan Membuat Keputusan Salah
#8
Dampak dari keputusan buruk tersebut
#9
Arkan menangis di sudut bengkel
#10
Penemuan kotak tua
#11
Arkan membaca halaman pertama
#12
Memulai Ritual Malam
#13
Momen kejayaan bengkel ayah
#14
Pertemuan tidak sengaja dengan Niskala
#15
Diskusi pertama Arkan dan Niskala
#16
Arkan Mencoba Menerapkan Jujur
#17
Tantangan Teknis di Bengkel
#18
Perubahan kecil
#19
Konflik batin
#20
Arkan mendatangi klien lama
#21
Respon Dingin dari Klien
#22
Refleksi Waktu Tengah Malam
#23
Arkan tidak lagi marah
#24
Konsep Growth Mindset
#25
Saat Arkan kecil dilarang
#26
Arkan Mulai Belajar Keterampilan
#27
Menghadapi Ejekan dari Pesaing Bisnis
#28
Manajemen waktu baru
#29
Ujian kes disiplin
#30
Kerja sama tim
#31
Munculnya Rasa Percaya Diri
#32
Penyesalan Terbesar Arkan
#33
Arkan kembali merajut
#34
Evaluasi bulanan pertama
#35
Momen romantis tipis
#36
Pesaing Bisnis Melancarkan Intrik Kotor
#37
Kepanikan Melanda Staf Bengkel
#38
Arkan memutar otak
#39
Nasihat ayah tentang integritas
#40
Arkan menolak tegas.
#41
Pengorbanan Kecil dari Para Pekerja
#42
Bentrokan Langsung antara Arkan
#43
Arkan membuktikan kualitas kerjanya
#44
Kemenangan moral kecil
#45
Kelelahan fisik dan mental melanda Arkan
#46
Peran Niskala dan Keluarga
#47
Bangkit Kembali dengan Energi Baru
#48
Persiapan menghadapi tender besar
#49
Arkan mulai merintis program pelatihan gratis
#50
Arkan membantu salah satu mantan
#51
Arkan Acuh Tak Acuh
#52
Transformasi Sosial
#53
Hubungan Arkan dengan ibunya
#54
Niskala memberikan dukungan moral
#55
Arkan mempresentasikan proposal
#56
Masa-Masa Penantian Hasil Tender
#57
Bengkel Arkan Resmi Memenangkan Kontrak
#58
Perayaan sederhana bersama
#59
Arkan merenungkan bahwa kemenangan
#60
Meninjau kembali jurnal lama
#61
Ekspansi Kecil Bengkel Berkat Kerja Sama
#62
Arkan menjadi mentor bagi pemuda-pemuda
#63
Grafik Transformasi Mental
#64
Hubungan Arkan dan Niskala
#65
Tantangan baru muncul di industri
#66
Refleksi Waktu Sore Hari
#67
Arkan Menyadari Bahwa Kesempurnaan Itu Fiktif
#68
Momen haru saat Arkan
#69
Pembangunan Fasilitas Sosial
#70
Warga sekitar mulai memanggil
#71
Kilas Balik Memori Masa Lalu
#72
Momen Refleksi Pribadi Terakhir
#73
Pentingnya Kerja keras, Doa
#74
Dialog penutup yang kuat
#75
Arkan menanam bibit pohon
#76
Pandangan Terakhir Arkan
#77
Epilog: Arkan Ar Rimbai Berdiri Kokoh
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
2.4k
Tentang Penulis
Amrullah Ibrahim
Seorang yang suka berpikir imajiner dan suka membaca cerita fiksis
Bergabung sejak 2026-07-30
Telah diikuti oleh 37 pengguna
Sudah memublikasikan 119 karya
Menulis lebih dari 8,134,594 kata pada novel
Rekomendasi dari
Rekomendasi
Novel
Bronze
Arkan Ar Rimbai
Amrullah Ibrahim
Komik
Jingga di Langit Senja
Amrullah Ibrahim
Novel
Celap Celup
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Bayang-Bayang Danau Toba
Amrullah Ibrahim
Novel
Dua Sujud Satu Muara
Amrullah Ibrahim
Flash
Gadis Cantik Tengah Malam
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pernikahan via Perjodohan
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Debu-Debu Beterbangan
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Asam Garam Kehidupan
Amrullah Ibrahim
Novel
Tit Tak Sempurna
Amrullah Ibrahim
Novel
Lentera Teratai Tujuh Misteri
Amrullah Ibrahim
Novel
Denyut Nadi di Rumah Kita
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Ketika Cinta
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Menakar Waktu dalam Ridha-Nya
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
ANGGUR HITAM
Amrullah Ibrahim