Novel
Genre → Romantis
Tit Tak Sempurna
Mulai membaca
Telah selesai
Gratis untuk dibaca
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
"Terkadang, takdir bekerja dengan cara yang paling lucu untuk mempertemukan dua hati yang telah lama saling mendoakan."

Sejak hari-hari pertama di bangku TK, Samaira dan Arkan telah mengikat janji tak kasat mata lewat tawa dan hari-hari yang dilalui bersama. Tumbuh hingga dewasa di perguruan tinggi yang sama, persahabatan itu perlahan bersemi menjadi cinta—cinta yang dijaga dalam diam, kesucian, dan batasan agama tanpa pernah mengenal kata pacaran.

Namun, badai menguji ketika usia dewasa menuntut pilihan. Orang tua mereka mendadak menjodohkan keduanya dengan anak dari rekan bisnis masing-masing. Menolak keras demi kesetiaan hati, Samaira dan Arkan terjebak dalam dilema.

Hingga malam penentuan itu tiba, rahasia besar terkuak: orang tua mereka adalah sahabat karib yang telah merajut rencana perjodohan ini sejak mereka masih kanak-kanak.

Ketika cinta masa kecil bertabrakan dengan takdir keluarga, sanggupkah pelabuhan terakhir mereka menyatukan dua hati yang selama ini saling memendam?
Tokoh Utama
Samaira
Arkan
#1
Taman Bermain di Bawah Pohon
#2
Sepeda Roda Tiga dan Kotak Bekal
#3
Janji di Bawah Hujan Gerimis
#4
Seragam Putih Merah
#5
Perisai di Lapangan Upacara
#6
Hutang Catatan dan Senyum
#7
Gerbang SMP dan Debar yang Berbeda
#8
Jam Tangan Biru di Hari Ulang Tahun
#9
Debu Kapur Putih dan Seragam Abu-Abu
#10
Sajadah Panjang di Ruang Musik
#11
Riuhnya Kantin, Cemburu yang Tertahan
#12
Lampu Belajar dan Aroma Kopi Hitam
#13
Hujan Deras dan Payung di Halte Lama
#14
Kelulusan, Pita Merah, dan Jarak yang Menanti
#15
Kota Baru dan Layar Ponsel yang Menyala
#16
Hutang Catatan dan Senyum
#17
Liburan Semester dan Bau Kopi di Stasiun
#18
Malam Minggu di Kedai Kopi Sudut Kota
#19
Hujan Senja di Teras Rumah
#20
Pagi Baru di Bawah Langit yang Sama
#21
Makan Malam Keluarga yang Terlalu Manis
#22
Dinginnya Angin Malam di Taman Belakang
#23
Pertengkaran di Bawah Lampu Jalan
#24
Surat Terbuka untuk Dua Ayah
#25
Badai Sebelum Pelangi
#26
Bau Formalin dan Paket Kejutan
#27
Rapat Darurat di Kedai Kopi Kampus
#28
Siasat Fathan di Balik Layar
#29
Air Mata Varisha di Stasiun Kereta
#30
Chapter tanpa judul #30
#31
Meja Panjang yang Hening
#32
Pengakuan di Ujung Restoran
#33
Plot Twist di Balik Perjodohan
#34
Runtuhnya Tembok Ego di Ruang VIP
#35
Suara Serak di Balik Secangkir Teh Hangat
#36
Penyesalan Manis di Bawah Temaram
#37
Restu yang Mengalir Kembali
#38
Menatap Masa Depan Bersama
#39
Lembaran Undangan dan Wangi Melati
#40
Sujud Syukur di Sejadah Panjang
#41
Batas Pingitan dan Sinyal
#42
Sentuhan Sah Pertama di Depan Penghulu
#43
Pesta di Bawah Langit Senja
#44
Air Mata di Kursi Roda
#45
Rumah Baru, Janji yang Sama
#46
Senja di Teras Tiga Rumah
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
0
Dibaca
1.2k
Tentang Penulis
Amrullah Ibrahim
Seorang yang suka berpikir imajiner dan suka membaca cerita fiksis
Bergabung sejak 2026-07-30
Telah diikuti oleh 29 pengguna
Sudah memublikasikan 101 karya
Menulis lebih dari 6,642,606 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Rekomendasi